Chapnews – Ekonomi – Iran kembali menjadi sorotan dunia karena harga bahan bakar minyak (BBM) nya yang tercatat paling murah sedunia. Hanya USD 0,029 atau sekitar Rp482 per liter (kurs Rp16.611 per USD), harga bensin di negara tersebut jauh di bawah rata-rata global. Bagaimana caranya?
Rahasianya terletak pada subsidi energi yang masif dari pemerintah. Di tengah gempuran sanksi internasional yang berkepanjangan, Iran memilih untuk tetap memberikan subsidi besar-besaran di sektor energi, khususnya BBM. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik. Ironisnya, hal ini dilakukan meskipun ekspor minyak Iran sangat terbatas.

Berbeda dengan banyak negara lain yang mulai memangkas subsidi BBM karena tekanan fiskal, Iran justru memilih jalan berbeda. Komitmen pemerintah untuk "memberi" kepada rakyatnya melalui subsidi energi ini menjadi perhatian internasional dan memicu pertanyaan: apakah kebijakan ini berkelanjutan? Dan apa dampak jangka panjangnya bagi perekonomian Iran? Pertanyaan-pertanyaan ini masih menjadi perdebatan di kalangan ekonom dunia.



