Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan hari ini dengan performa yang membanggakan, ditutup menguat 0,69 persen atau melonjak 40,29 poin, mencapai level 5.916. Kenaikan ini memberikan sentimen positif di tengah dinamika pasar modal.
Pada sesi penutupan perdagangan Senin, 6 Juli 2026, bursa saham Jakarta menunjukkan dominasi emiten yang membukukan kenaikan harga. Sebanyak 403 saham terpantau menguat, sementara 259 saham lainnya harus terkoreksi, dan 297 saham tetap berada di posisi stagnan. Total nilai transaksi harian mencapai angka Rp9,3 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 18,4 miliar lembar saham.

Tak hanya IHSG, sejumlah indeks utama dan sektoral juga turut merasakan euforia penguatan. Indeks LQ45 naik 0,46 persen ke level 584, disusul oleh Indeks JII yang menguat 0,50 persen ke 349. Indeks IDX30 juga membukukan kenaikan 0,56 persen ke 330, sementara Indeks MNC36 memimpin dengan lonjakan 0,83 persen ke level 256.
Secara sektoral, mayoritas sektor berada di zona hijau, menunjukkan kinerja positif. Sektor-sektor tersebut meliputi energi, konsumer siklikal, bahan baku, industri, teknologi, keuangan, properti, transportasi, dan kesehatan. Namun, tidak semua sektor beruntung, sektor konsumer non-siklikal dan infrastruktur harus rela berada di zona merah, mengalami pelemahan.
Saham-Saham Paling Bersinar dan Tertekan
Beberapa saham berhasil mencuri perhatian dengan kenaikan harga yang signifikan, menempatkan mereka dalam daftar top gainers. PT Leyand International Tbk (LAPD) memimpin dengan melesat 34,48 persen, ditutup pada harga Rp78 per saham. Diikuti oleh PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) yang juga meroket 34 persen ke Rp67, serta PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) yang tidak kalah cemerlang, naik 27,08 persen menjadi Rp122 per saham.
Di sisi lain, beberapa emiten harus menghadapi tekanan jual yang kuat, menempatkan mereka dalam daftar top losers. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) anjlok 15 persen ke Rp2.890. Disusul oleh Panin Asset Management yang terkoreksi 12,44 persen ke Rp394, dan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) yang turun 10,08 persen, mengakhiri perdagangan di level Rp535.
(Dani Jumadil Akhir)
Rubrik Ekonomi chapnews.id berkomitmen menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan mendalam tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, serta pergerakan finansial baik di Indonesia maupun kancah global melalui platform kami.
Ikuti Saluran WhatsApp chapnews.id untuk mendapatkan pembaruan berita terbaru setiap hari.


