Ads - After Header

Keajaiban di Laut Selayar! 2 Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Hidup!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kabar gembira datang dari operasi pencarian korban kapal tenggelam KM Nurul Salsa di Perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua penumpang dalam keadaan selamat, menambah harapan di tengah upaya pencarian yang intensif.

Kedua korban yang berhasil diselamatkan adalah Nurmiati (46) dan Jasmal (24). Mereka ditemukan oleh kapal nelayan yang kebetulan melintas di sekitar Pulau Mattalang, setelah berhari-hari terombang-ambing di laut. "Iya ada dua korban ditemukan selamat," terang Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, kepada chapnews.id pada Minggu (19/7). "Setelah ditemukan, keduanya segera dievakuasi menggunakan KRI Marlin 877 menuju Pelabuhan Benteng untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut."

Keajaiban di Laut Selayar! 2 Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Hidup!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, upaya pencarian belum berakhir. Andi Sultan menambahkan bahwa tim SAR gabungan masih terus fokus melakukan pencarian terhadap 18 korban lainnya yang hingga kini masih dinyatakan hilang. "Saat ini, ada sekitar 18 orang yang masih terus dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan," tegasnya.

Operasi penyelamatan KM Nurul Salsa kini telah memasuki hari kelima. Untuk meningkatkan efektivitas, tim SAR gabungan telah memperluas area pencarian secara signifikan. "Pada hari kelima operasi SAR, kami memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian," jelas Andi Sultan.

Pencarian dilakukan berdasarkan Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP) yang membagi wilayah operasi menjadi empat sektor, masing-masing seluas 337,5 nm². Unsur SAR yang melaksanakan penyisiran di setiap sektor meliputi KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, dan KRI Hiu 634. "Selain KN SAR Puntadewa dan KN SAR Pacitan, operasi juga diperkuat dengan bergabungnya KRI Marlin 877 dari Makassar, serta KRI Hiu 634 dari Palu. Penambahan unsur ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyisiran di area operasi," pungkas Andi Sultan, optimistis akan hasil pencarian selanjutnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer