Chapnews – Nasional – Penemuan mayat tanpa kepala di Sungai Ciliwung, Jakarta Selatan, Rabu (9/7) lalu, menggegerkan warga sekitar. Hingga kini, identitas korban masih menjadi misteri yang tengah diusut pihak kepolisian. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengungkapkan bahwa jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. "Proses identifikasi agak sulit karena kondisi mayat yang sudah cukup lama. Pengambilan sampel darah pun mengalami kendala," jelas Kompol Mansur saat dihubungi chapnews.id, Kamis (10/7).
Kendala proses identifikasi disebabkan kondisi mayat yang sudah membusuk. Kompol Mansur menambahkan, dua keluarga telah menghubungi pihak kepolisian, mengaku kehilangan anggota keluarganya dan menduga korban adalah orang yang mereka cari. Salah satu keluarga berasal dari Puncak, Bogor, melaporkan kehilangan anggota keluarganya yang hilang sejak satu minggu lalu setelah terjatuh ke sungai saat memancing. Namun, polisi belum bisa memastikan kebenaran dugaan tersebut.

Sebelumnya, warga Jalan Rawajati Timur II, Pancoran, menemukan mayat tersebut dalam kondisi tertelungkup dan tersangkut di tumpukan sampah di aliran Kali Ciliwung. Petugas pemadam kebakaran (damkar) yang menerima laporan kemudian mengevakuasi jenazah. Menurut keterangan Awal Danu, petugas Damkar Jakarta Selatan, mayat tersebut hanya mengenakan celana dalam dan beberapa organ tubuhnya hilang, termasuk kepala dan alat kelamin. "Kondisi mayat sangat memprihatinkan, beberapa bagian tubuhnya tidak ditemukan," ujar Awal Danu. Polisi masih terus bekerja keras mengungkap misteri di balik kematian tragis ini.



