Chapnews – Ekonomi – Pemerintah Indonesia menawarkan proyek pembangunan tanggul laut raksasa senilai Rp1.750 triliun kepada sejumlah negara, termasuk China. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan hal ini pada Minggu (7/9/2025). Proyek ambisius yang diberi nama giant sea wall ini merupakan bagian dari program strategis nasional untuk menghadapi dampak perubahan iklim, khususnya di wilayah pesisir Pantura Jawa.
Airlangga menjelaskan, proyek ini merupakan program prioritas Presiden untuk melindungi masyarakat pesisir dari dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem. "Giant sea wall akan dibangun bertahap," ujarnya. "Dan tahap-tahap pembangunan ini akan ditawarkan kepada beberapa negara, termasuk China."

Selain Negeri Tirai Bambu, Indonesia juga membuka peluang kerja sama dengan Korea Selatan, Jepang, dan beberapa negara Eropa untuk proyek raksasa ini. Tujuan utama pembangunan giant sea wall adalah melindungi wilayah pesisir utara Jawa dari ancaman banjir rob, penurunan tanah, dan kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim. Proyek ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan menjaga keselamatan masyarakat di wilayah tersebut. Detail lebih lanjut mengenai rencana pembangunan dan pembagian tahapan proyek masih dalam tahap studi.


