Chapnews – Ekonomi – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan kepastian mengenai kondisi ketahanan pangan nasional yang akan tetap stabil dan aman, kendati Indonesia dihadapkan pada periode musim kering. Berdasarkan hasil Proyeksi Neraca Pangan yang telah disusun oleh Bapanas, persediaan komoditas pangan strategis diproyeksikan akan memadai hingga penghujung tahun 2026.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan bahwa seluruh jenis komoditas pangan pokok berada dalam kondisi yang relatif stabil dari segi ketersediaan. Pernyataan ini disampaikan Ketut dalam keterangan resminya yang dikutip dari chapnews.id pada Rabu (29/7/2026).

"Secara prinsip, berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan yang kami susun di Bapanas, semua stok pangan kita relatif aman," ujar Ketut. Ia menambahkan bahwa persediaan berbagai komoditas penting, mulai dari beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, hingga gula konsumsi, diperkirakan akan tetap mencukupi sampai akhir tahun ini. "Poin pentingnya, stok yang tersedia hingga akhir tahun menunjukkan kondisi yang cukup positif. Ini adalah prinsip yang selalu kami sampaikan, bahwa kondisi pangan yang kita miliki masih sangat baik," pungkas Ketut, memberikan jaminan kepada masyarakat.


