Chapnews – Ekonomi – Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, mengejutkan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan laptop. Informasi yang dihimpun chapnews.id dari sumber terpercaya menyebutkan, Nadiem kini mendekam di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat. Kabar ini langsung menjadi perbincangan hangat, terutama mengingat fluktuasi kekayaan Nadiem selama menjabat.
Pada awal kepemimpinannya di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2019), total kekayaan Nadiem tercatat mencapai Rp 1,22 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan di tahun-tahun berikutnya, menjadi Rp 1,19 triliun (2020), Rp 1,17 triliun (2021), sebelum melonjak drastis menjadi Rp 4,8 triliun pada tahun 2022. Namun, peningkatan fantastis ini tak berumur panjang. Pada 2023, kekayaannya anjlok menjadi Rp 906,05 miliar, dan kembali turun menjadi Rp 600,6 miliar pada akhir masa jabatannya (31 Oktober 2024). Kejanggalan ini kini menjadi sorotan tajam seiring penetapan Nadiem sebagai tersangka. Penyidik KPK tengah menyelidiki keterkaitan antara fluktuasi kekayaan tersebut dengan kasus korupsi laptop yang menjeratnya. Publik pun menantikan perkembangan lebih lanjut dari kasus ini dan berharap proses hukum berjalan transparan dan adil.



