Ads - After Header

Penyelamat Energi! BBM Pertamina Tembus Jalur Sulit Aceh!

Ahmad Dewatara

Penyelamat Energi! BBM Pertamina Tembus Jalur Sulit Aceh!

Chapnews – Ekonomi – Kabar gembira datang dari wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah yang sempat terisolasi pascabencana banjir dan tanah longsor. Dua unit mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina berhasil menembus jalur darat yang menantang, membawa pasokan energi vital bagi masyarakat setempat. Keberhasilan ini menandai berakhirnya ketergantungan pada jalur udara untuk distribusi BBM di area terdampak.

Pada Rabu, 24 Desember, armada pengangkut BBM jenis Biosolar ini sukses tiba di dua lokasi kunci: SPBU 14.245.499 Takengon dan SPBU 13.245.409 Bener Meriah. Perjalanan heroik tersebut memakan waktu sekitar tujuh jam, dimulai dari Integrated Terminal Pertamina Lhokseumawe. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen Pertamina dalam memastikan ketersediaan energi, bahkan di tengah kondisi geografis yang sulit.

Penyelamat Energi! BBM Pertamina Tembus Jalur Sulit Aceh!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan operasi ini. "Sebelumnya, upaya pengiriman BBM dilakukan melalui jalur udara. Kini, alhamdulillah armada Pertamina juga berhasil masuki wilayah Takengon dengan jalur darat. Perjalanan memakan waktu sekitar 6 hingga 7 jam mengingat kondisi jalur alternatif yang terbatas," jelas Fahrougi pada Kamis (25/12/2025), seperti dikutip dari chapnews.id.

Untuk memenuhi kebutuhan energi di kedua wilayah tersebut, Pertamina mengerahkan mobil tangki dengan kapasitas 5 Kiloliter (KL) dan 8 KL. Distribusi perdana melalui jalur darat ini menempuh rute alternatif Simpang KKA – Bener Meriah – Takengon sepanjang 100 kilometer. Meskipun berhasil ditempuh dalam waktu 7 jam, jalur KKA sendiri masih menerapkan sistem buka tutup. Ini berarti, jika akses ditutup, kendaraan harus menempuh perjalanan memutar sejauh 444 kilometer yang memakan waktu hingga 12 jam, menunjukkan betapa krusialnya keberhasilan penembusan jalur pendek ini.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer