Ads - After Header

Perombakan Besar Kabinet Merah Putih

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Presiden Prabowo Subianto kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat struktur pemerintahannya melalui perombakan besar-besaran pada Kabinet Merah Putih. Langkah ini dilakukan melalui dua rangkaian reshuffle yang terjadi secara berurutan pada awal Oktober 2026. Sejak pertama kali mengukuhkan kabinetnya pada 19 Februari 2025, Prabowo tercatat telah melakukan delapan kali rotasi jabatan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih optimal.

Perombakan yang paling mencolok terjadi pada 1 Oktober 2026, di mana sebanyak 18 pejabat baru resmi dilantik di Istana Negara. Fokus utama dalam perombakan kali ini menyasar pada sektor ekonomi, di mana susunan menteri dan wakil menteri mengalami perubahan signifikan. Tidak hanya sekadar pergantian personel, dinamika dalam kabinet kali ini juga memperlihatkan adanya fenomena rangkap jabatan di beberapa posisi strategis.

Perombakan Besar Kabinet Merah Putih
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Melanjutkan rangkaian perubahan tersebut, pada 2 Oktober 2026, Presiden kembali melakukan penyesuaian dengan mengganti Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI. Selain itu, Presiden juga melantik 26 anggota baru Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) guna memperkuat fungsi penasihat dalam pengambilan kebijakan nasional.

Salah satu perubahan paling krusial dalam reshuffle ini adalah pergeseran di Kementerian Perindustrian. Muhammad Sarmuji kini resmi menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Pergantian ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi sektor industri nasional di bawah kepemimpinan baru.

Selain di sektor industri, wajah baru juga muncul di Kementerian Keuangan. Presiden Prabowo resmi melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Kehadiran dua sosok baru ini bertujuan untuk memperkuat struktur kepemimpinan di kementerian pengelola keuangan negara tersebut. Dengan pelantikan ini, jajaran pimpinan Kemenkeu kini menjadi lebih lengkap untuk mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Wamenkeu Juda Agung.

Menanggapi perubahan struktur ini, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan rasa syukurnya. Dalam keterangannya di Kantor Kemenkeu, ia menyebut bahwa formasi lengkap dengan tiga orang Wakil Menteri Keuangan akan menjadi kekuatan besar bagi kementerian dalam mengawal tata kelola keuangan negara.

"Kami baru saja kembali dari Istana dan Bapak Presiden telah melantik dua Wakil Menteri Keuangan yang baru. Sekarang, Wakil Menteri Keuangan kembali ke formasi tiga orang yang akan bersama-sama dengan saya memimpin Kementerian Keuangan," ujar Suahasil dengan optimis.

Langkah berani Prabowo dalam melakukan reshuffle berkali-kali ini menunjukkan ambisi pemerintah untuk terus melakukan evaluasi terhadap kinerja para menteri. Dengan formasi baru yang lebih solid, terutama di sektor ekonomi, pemerintah diharapkan mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks dan menjaga stabilitas fiskal nasional.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer