Ads - After Header

Pesan Tegas Prabowo: Singgung Pemimpin Dunia & Takdir Kekuasaan!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan serangkaian pesan strategis dalam pidatonya pada peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (10/3) lalu. Sorotan utama pidatonya adalah komitmen kuat Indonesia untuk menjaga perdamaian global, sekaligus menyinggung peran pemimpin dunia yang dinilai belum optimal dalam upaya tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan mengerahkan segala upaya untuk memelihara perdamaian dunia. "Menjaga perdamaian itu tidak dengan cara hanya berdoa dan berharap, tapi juga dengan ikhtiar, dengan kerja keras," ujarnya, menekankan pentingnya tindakan nyata. Ia juga menggarisbawahi prinsip non-intervensi dalam urusan domestik negara lain, seraya menyatakan penghormatan Indonesia terhadap seluruh kekuatan global yang ada.

Pesan Tegas Prabowo: Singgung Pemimpin Dunia & Takdir Kekuasaan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Saya dan semua pembantu-pembantu saya, kita bertekad untuk memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa, dengan semua negara, dengan semua kekuatan," imbuh Prabowo, menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang berlandaskan pada persahabatan universal.

Prabowo tidak luput menyoroti kondisi global saat ini yang penuh ketidakpastian dan potensi bahaya. Ia menyayangkan banyak pemimpin di dunia, yang sejatinya memiliki kekuatan besar, namun belum mampu secara efektif menjaga perdamaian yang sangat dibutuhkan oleh seluruh umat manusia. Pernyataan ini menjadi refleksi atas dinamika geopolitik global yang kompleks dan tantangan yang dihadapi kemanusiaan.

Oleh karena itu, ia menyerukan agar Indonesia bersama bangsa-bangsa lain perlu menggalang persatuan dan kerukunan. Tujuannya adalah untuk menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian dan bahaya ini. "Kita siap bekerjasama dengan bangsa lainnya untuk mencapai hal tersebut," tegasnya, menunjukkan kesediaan Indonesia untuk berkolaborasi dalam menciptakan stabilitas global.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan pandangannya mengenai kepemimpinan dan kekuasaan. Ia meyakini bahwa kepemimpinan adalah takdir yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kekuasaan semata-mata harus digunakan untuk membela kebenaran. Salah satu wujud pembelaan kebenaran tersebut adalah melalui upaya menyejahterakan rakyat. Prabowo berkomitmen penuh untuk memegang teguh prinsip ini dalam menjalankan amanah kepemimpinannya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer