Ads - After Header

Prabowo Gas Pol! FTA Eurasia Dikebut, RI-Rusia Untung Besar

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuatnya untuk mempercepat implementasi Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia-EAEU FTA). Langkah strategis ini diharapkan mampu mendongkrak volume perdagangan bilateral antara Indonesia dan Rusia, bahkan ditargetkan naik hingga dua kali lipat. Dorongan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat menjadi tamu kehormatan utama dalam Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-11 yang berlangsung di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, sebagaimana dilaporkan chapnews.id pada Jumat (4/9/2026).

Dalam forum internasional bergengsi tersebut, Presiden Prabowo dengan tegas menyatakan urgensi pemberlakuan perjanjian ini. "Indonesia ingin perjanjian ini segera berlaku dan dapat dimanfaatkan, segera setelah pertukaran notifikasi memungkinkan," ujar Prabowo, menggarisbawahi harapan besar Indonesia terhadap dampak positif FTA ini bagi perekonomian nasional dan hubungan dagang dengan negara-negara EAEU.

Prabowo Gas Pol! FTA Eurasia Dikebut, RI-Rusia Untung Besar
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sebagai informasi, Indonesia-EAEU FTA merupakan kesepakatan dagang komprehensif antara Indonesia dan blok ekonomi Uni Ekonomi Eurasia, yang beranggotakan lima negara strategis: Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirgizstan. Perjanjian penting ini telah resmi ditandatangani oleh negara-negara anggota EAEU dan Komisi Ekonomi Eurasia di St. Petersburg pada 21 Desember 2025, menandai babak baru dalam kerja sama ekonomi lintas benua.

Substansi perjanjian ini sangat signifikan, mencakup penghapusan atau pengurangan bea masuk untuk total 11.882 pos tarif. Angka ini merepresentasikan lebih dari 90 persen barang yang diperdagangkan antara Indonesia dan negara-negara anggota EAEU, menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Eurasia dan sebaliknya.

Dari sisi domestik, Indonesia telah menunjukkan progres yang cepat dalam meratifikasi perjanjian ini. Proses persetujuan parlemen telah tuntas setelah Komisi VI DPR RI memberikan lampu hijau terhadap Indonesia-EAEU FTA. Tak hanya itu, Presiden Prabowo Subianto juga telah menindaklanjutinya dengan menandatangani Peraturan Presiden mengenai pengesahan perjanjian tersebut pada Juli lalu, menegaskan kesiapan Indonesia untuk melangkah maju dan memanfaatkan peluang ekonomi yang terbuka lebar.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer