Chapnews – Ekonomi – Kabar duka menyelimuti jagat ekonomi dan politik Tanah Air. Rachmat Gobel, sosok pengusaha ulung, mantan Menteri Perdagangan, sekaligus Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai NasDem, telah menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan seluruh masyarakat yang mengenalnya sebagai pribadi berdedikasi tinggi.
Berita duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga melalui pengumuman resmi di akun media sosial. "Dengan penuh keikhlasan dan duka yang mendalam, kami segenap keluarga besar Bapak Rachmat Gobel menyampaikan bahwa orang yang kami cintai telah berpulang ke rahmatullah," demikian tertulis dalam unggahan yang dilihat oleh chapnews.id.

Lahir pada 3 September 1962, Rachmat Gobel dikenal sebagai penerus takhta bisnis Grup Gobel yang dirintis oleh sang ayah, Thayeb Mohammad Gobel, seorang pelopor industri elektronik di Indonesia dan penerima bintang jasa Satya Lencana Pembangunan. Setelah menuntaskan pendidikan Ilmu Perdagangan Internasional di Chuo University, Jepang, Rachmat memulai kiprahnya di dunia usaha sekitar tahun 1984, mengambil alih estafet kepemimpinan PT National Gobel.
Perjalanan karier Rachmat Gobel tidak serta-merta dimulai dari puncak. Pada awal kiprahnya di Indonesia tahun 1988, ia justru mengawali sebagai tenaga pelatih di pabrik baterai milik PT National Gobel. Dedikasi dan visi strategisnya dengan cepat mengantarkannya ke jenjang yang lebih tinggi, dipromosikan ke jajaran manajemen menengah dengan tanggung jawab merancang perencanaan perusahaan. Puncaknya, ia menjabat sebagai Asisten Presiden Direktur PT National Gobel, yang kini dikenal luas sebagai PT Panasonic Manufacturing Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Grup Gobel berhasil memperpanjang joint venture tak terbatas dengan Matsushita Electric Industrial Co Ltd, sebuah bukti kepercayaan tinggi antar kedua pihak.
Tak hanya sukses di ranah korporasi dengan menyelamatkan dan mengembangkan produk bernilai ekspor sejak awal 1990-an, Rachmat Gobel juga aktif berkontribusi di kancah nasional dan internasional. Pengalaman panjangnya dalam mengelola kemitraan Panasonic-Gobel membawanya diangkat sebagai Presiden Asosiasi Persahabatan Indonesia-Jepang pada tahun 2006. Puncak karier politiknya dimulai saat ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo (2014-2015), kemudian Utusan Khusus Presiden RI untuk Jepang (2017-2019), hingga puncaknya terpilih sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada tahun 2019.
Kepergian Rachmat Gobel adalah kehilangan besar bagi bangsa. Ia dikenang sebagai sosok yang tak hanya mewarisi, tetapi juga mengembangkan warisan industri dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi serta diplomasi Indonesia.


