Ads - After Header

Rahasia Atasi Stunting: Beras Ajaib Indonesia!

Ahmad Dewatara

Rahasia Atasi Stunting: Beras Ajaib Indonesia!

Chapnews – Ekonomi – Indonesia berhasil menciptakan ekosistem beras biofortifikasi skala industri pertama di negeri ini! Inovasi ini bukan hanya solusi ampuh untuk memperkuat ketahanan pangan dan menstabilkan harga beras, tetapi juga senjata ampuh melawan stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Fokus pada pengembangan beras biofortifikasi menjadi strategi kunci nasional untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. "Beras biofortifikasi adalah solusi strategis untuk mengatasi hidden hunger dalam skala besar. Kita tak hanya menangani kekurangan gizi, tapi mencegahnya langsung dari sumber pangan utama," tegas Guru Besar Ilmu Gizi dan Pangan IPB University, Evy Damayanthi, di Jakarta, Rabu (25/6/2025).

Rahasia Atasi Stunting: Beras Ajaib Indonesia!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ekosistem ini, yang dikembangkan di Banyuwangi, Jawa Timur, mendapat apresiasi dari Direktur Sistem Gizi Nasional Badan Gizi Nasional (BGN), Nurjaeni. Ia menekankan relevansi inisiatif ini dengan rencana jangka panjang peningkatan status gizi masyarakat. "Penguatan gizi dimulai dari lahan pertanian," ujarnya.

Beras biofortifikasi menawarkan pendekatan berbasis pangan untuk mengurangi kekurangan zat gizi mikro, selaras dengan Program Makan Bergizi Gratis dan target nasional penurunan stunting. Kolaborasi ini membuktikan inovasi di hulu mampu mendukung hilirisasi.

Inti dari inisiatif ini adalah budidaya varietas padi biofortifikasi yang diperkaya zat besi (Fe) dan zinc (Zn), mikronutrien penting untuk tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu. Awalnya, uji coba dilakukan di lahan 5 hektar menggunakan varietas Nutrizinc, dengan kandungan zat besi dan zinc 25-50% lebih tinggi dari padi biasa.

Namun, langkah selanjutnya memperkenalkan varietas unggul seperti IPB 9G dan IPB 15S, serta menjajaki varietas lain dengan kandungan gizi tinggi. Varietas-varietas ini memadukan kandungan mikronutrien tinggi dengan hasil panen melimpah, sehingga lebih mudah diadopsi petani.

"Peran pemuliaan tanaman sangat penting. Kami ingin menghadirkan beras yang lebih bergizi dan memberdayakan petani lewat produktivitas yang lebih tinggi," ungkap Hajrial Aswidinnoor, pemulia di balik pengembangan varietas-varietas tersebut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer