Ads - After Header

Rahasia Cuan Lo Kheng Hong di Tiga Sektor Ini

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Investor legendaris Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali memberikan pandangannya yang tajam mengenai peta kekuatan sektor usaha di pasar modal tanah air. Dalam sebuah kesempatan berharga, pria yang dijuluki sebagai "Warren Buffett Indonesia" ini membedah tiga sektor utama yang menurut pengamatannya memiliki daya tarik luar biasa bagi para investor jangka panjang.

Ketiga sektor yang menjadi sorotan utama sang maestro adalah sektor perbankan, batu bara, serta perkebunan kelapa sawit. Lo Kheng Hong menilai bahwa ketiga bidang usaha ini memiliki karakteristik fundamental yang sangat kuat, mulai dari stabilitas arus kas hingga tingginya permintaan pasar global terhadap produk yang dihasilkan.

Rahasia Cuan Lo Kheng Hong di Tiga Sektor Ini
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam gelaran Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 yang berlangsung pada Kamis (5/11/2026), Lo Kheng Hong secara spesifik memberikan apresiasi tinggi terhadap sektor perbankan. Baginya, perbankan bukan sekadar industri penyedia jasa keuangan, melainkan mesin pencetak laba yang sangat efisien di Indonesia.

"Menurut pandangan saya, sektor usaha yang paling menarik untuk diperhatikan saat ini adalah perbankan. Sektor ini benar-benar menonjol dibandingkan yang lain," ungkap Lo Kheng Hong di hadapan para peserta expo.

Salah satu alasan utama mengapa ia begitu terpikat pada sektor perbankan adalah kemampuan perusahaan-perusahaan besar di dalamnya dalam mencatatkan angka keuntungan yang fantastis. Ia mencontohkan fenomena di mana sejumlah bank raksasa atau big banks di Indonesia mampu membukukan laba bersih hingga mencapai angka Rp60 triliun per tahun.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa angka laba tersebut merupakan sebuah anomali positif yang sulit ditemukan di sektor industri lainnya. Lo Kheng Hong mengajak para investor untuk melakukan komparasi atau perbandingan secara mendalam terhadap laporan keuangan berbagai perusahaan di berbagai sektor.

"Coba kita bandingkan dengan bidang usaha yang lain. Jika kita periksa secara teliti, hampir tidak ada perusahaan di sektor lain yang mampu menghasilkan laba bersih setinggi Rp60 triliun seperti yang dilakukan oleh bank-bank besar tersebut," tambahnya dengan nada meyakinkan.

Kemampuan perbankan dalam mengumpulkan laba yang masif ini dianggap sebagai indikator kesehatan ekonomi nasional sekaligus bukti kuatnya dominasi sektor keuangan dalam struktur ekonomi Indonesia. Bagi investor yang mengedepankan prinsip value investing, angka laba bersih yang konsisten dan besar merupakan kunci utama dalam menentukan kualitas sebuah emiten.

Selain perbankan, perhatian Lo Kheng Hong juga tertuju pada sektor komoditas, yakni batu bara dan kelapa sawit (CPO). Kedua sektor ini dikenal memiliki siklus bisnis yang kuat dan peran vital dalam perdagangan internasional. Meskipun fluktuatif, karakteristik bisnis di sektor ini menawarkan potensi keuntungan besar bagi mereka yang mampu membaca momentum dengan tepat.

Melalui pernyataan ini, Lo Kheng Hong kembali mengingatkan para pelaku pasar modal agar tidak hanya sekadar mengikuti tren, tetapi harus kembali ke dasar, yaitu memeriksa fundamental dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan nyata.

Laporan ini dirangkum dari informasi yang dihimpun oleh chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer