Chapnews – Ekonomi – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, tak main-main dalam mengawasi aktivitas pertambangan di Indonesia. Terbaru, ia menginstruksikan tim inspektur tambang untuk mengevaluasi menyeluruh lima lokasi tambang di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan seluruh operasional pertambangan di sana sesuai aturan dan tak merusak lingkungan.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengungkapkan hal tersebut usai mendampingi Menteri Bahlil meninjau Pulau Gag, Raja Ampat. "Untuk pulau lain, kami bersama Menteri ESDM melihat dari atas. Tapi, nanti kami juga menugaskan inspektur tambang untuk melihat pulau-pulau lain," ujar Tri Winarno, Minggu (8/6/2025).

Evaluasi yang dilakukan Kementerian ESDM ini tak tanggung-tanggung. Fokus utama pemeriksaan meliputi aspek perlindungan lingkungan hidup dan keberlanjutan wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil. Hal ini sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XXI/2023 yang melarang aktivitas pertambangan di wilayah pesisir dan pulau kecil. Langkah ini menjadi penting mengingat keanekaragaman hayati dan keindahan Raja Ampat yang terkenal di dunia. Pemerintah tampaknya ingin memastikan agar pembangunan ekonomi tidak mengorbankan kelestarian alam.


