Chapnews – Ekonomi – Jakarta, chapnews.id – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga jaring pengaman sosial bagi masyarakat rentan. Memasuki periode April hingga Juni 2026, pencairan berbagai program bantuan sosial (bansos) reguler tahap kedua siap digulirkan. Dua program utama yang menjadi sorotan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau yang dikenal juga sebagai kartu sembako.
Anggaran perlindungan sosial (perlinsos) untuk tahun 2026 sendiri mencapai angka fantastis Rp508,2 triliun, menunjukkan skala prioritas pemerintah dalam meringankan beban ekonomi rakyat. Masyarakat penerima manfaat diimbau untuk bersiap, karena dana bantuan ini diharapkan dapat segera diterima untuk periode tiga bulan sekaligus.

Berikut adalah daftar bansos yang dikonfirmasi akan cair pada April 2026, sebagaimana dirangkum chapnews.id pada Kamis (2/4/2026):
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan salah satu pilar utama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini menyasar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan alokasi anggaran sebesar Rp28,7 triliun untuk tahun 2026. Pencairan PKH pada April 2026 ini merupakan bagian dari tahap kedua, yang mencakup periode April, Mei, dan Juni.
Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori penerima, antara lain:
- Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000 per tahap
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Kartu Sembako
Selain PKH, BPNT juga menjadi program vital yang terus berjalan guna memastikan akses terhadap kebutuhan pangan pokok. Dengan alokasi anggaran Rp43,8 triliun, program ini menargetkan 18,3 juta KPM di seluruh Indonesia.
Setiap KPM BPNT akan menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan. Mengingat pencairan dilakukan setiap tiga bulan sekali, total dana yang akan diterima masyarakat pada tahap ini adalah Rp600.000. Dana ini disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat dibelanjakan di e-Warong atau agen bank mitra pemerintah untuk membeli bahan pangan esensial seperti beras, telur, minyak goreng, dan lainnya.
Bagaimana dengan BLT dan Bantuan Lainnya?
Meskipun sering disebut-sebut adanya "BLT dan lainnya" dalam daftar bansos, perlu digarisbawahi bahwa PKH dan BPNT adalah program reguler utama yang dikonfirmasi akan cair pada periode April-Juni 2026. Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) lainnya, seperti BLT El Nino atau BLT Mitigasi Risiko Pangan, umumnya bersifat ad-hoc atau situasional. Pengumuman mengenai program bantuan tambahan semacam itu akan dilakukan secara terpisah jika pemerintah memutuskan untuk meluncurkannya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari Kementerian Sosial atau melalui kanal berita terpercaya seperti chapnews.id untuk mendapatkan pembaruan terkini mengenai potensi program bantuan tambahan dan jadwal pencairan. Pencairan bansos ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi jutaan keluarga di seluruh Indonesia, membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar dan menjaga daya beli di tengah tantangan ekonomi.


