Chapnews – Ekonomi – Jakarta – Pemerintah Indonesia membuat gebrakan baru di pasar keuangan global dengan menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi Renminbi Tiongkok (CNH), atau yang lebih dikenal dengan Dim Sum Bonds. Langkah strategis ini berhasil mengumpulkan dana segar sebesar 6 miliar Yuan Tiongkok, setara dengan Rp13,7 triliun (dengan kurs CNH1 = Rp2.280).
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyatakan bahwa penerbitan Dim Sum Bonds ini memanfaatkan momentum positif di pasar keuangan global dan dinamika pasar obligasi Renminbi yang menguntungkan.

Penerbitan obligasi ini tercatat sebagai Global Bonds berformat SEC-registered ke-18 yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Hal ini menandai diversifikasi sumber pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 serta memperluas jangkauan investor global.
Dalam transaksi ini, pemerintah menawarkan dua seri obligasi. Pertama, seri RICNH1030 dengan tenor 5 tahun senilai 3,5 miliar Yuan dan kupon 2,5%. Kedua, seri RICNH1035 dengan tenor 10 tahun senilai 2,5 miliar Yuan dan kupon 2,9%. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi keuangan negara dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.



