Ads - After Header

TERBONGKAR! Istana Kaji Potong Gaji Pejabat Negara!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Istana Kepresidenan akhirnya angkat bicara mengenai wacana pemotongan gaji para menteri hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan kajian mendalam terkait rencana tersebut. Langkah ini diambil menyusul arahan tegas dari Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna, yang menekankan pentingnya penghematan anggaran sebagai dampak dari gejolak perang di Timur Tengah.

"Sedang kita detilkan kajiannya," ujar Prasetyo Hadi kepada awak media usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawakan Program Strategis Presiden Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Selasa lalu. Ia menambahkan bahwa upaya efisiensi tidak hanya terbatas pada potensi pemotongan gaji, melainkan juga mendorong berbagai langkah penghematan lain di seluruh kementerian dan lembaga negara.

TERBONGKAR! Istana Kaji Potong Gaji Pejabat Negara!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Di tengah pembahasan mengenai efisiensi anggaran, Prasetyo Hadi juga memberikan klarifikasi penting terkait pasokan energi nasional. Ia menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia masih dalam kondisi relatif aman, menepis kekhawatiran publik.

"Pemerintah bersama kementerian terkait dan pihak Pertamina memastikan ketersediaan stok tetap terjaga melalui sistem cadangan dan pengisian ulang yang berkelanjutan," jelasnya. Dirinya pun meminta masyarakat untuk tidak panik, mengingat stok BBM nasional masih sangat mencukupi. Pernyataan ini juga telah diperkuat oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri.

Prasetyo lebih lanjut menjelaskan mekanisme stok cadangan BBM. "Stok cadangan kita, sekian hari itu bukan berarti setelah itu habis minyaknya. Itu kan mekanisme yang storage ya, penyimpanan yang begitu kosong itu diisi lagi, begitu kosong diisi lagi," paparnya. Ia menekankan bahwa situasi ini harus menjadi pelajaran berharga bagi bangsa untuk terus meningkatkan efisiensi. "Nah, namun tentunya kita harus menjadikan ini menjadi sebuah pelajaran untuk mengefisienkan diri kita, kan begitu sama, dulu belum ada kejadian juga anggaran bagaimana kita mengefisienkan dalam tanda kutip," pungkas Prasetyo, sebagaimana dikutip dari chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer