Ads - After Header

Terkuak! Modus Perusahaan Bakar Lahan Pakai ‘Pemancing’

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Sebuah modus operandi licik yang diduga melibatkan perusahaan besar dalam pembakaran lahan dengan memanfaatkan masyarakat kecil, kini menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto. Laporan mengejutkan ini disampaikan oleh Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan dalam rapat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau yang dipimpin langsung oleh Presiden pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurut Herry, modus tersebut terungkap saat warga lokal berpura-pura melakukan aktivitas memancing di lokasi yang kemudian terbakar. Hal ini mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk mengaburkan jejak pelaku sebenarnya dan mengeksploitasi masyarakat demi kepentingan korporasi.

Terkuak! Modus Perusahaan Bakar Lahan Pakai 'Pemancing'
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam pemaparannya kepada Presiden, Irjen Pol. Herry Heryawan merinci upaya penegakan hukum yang telah dilakukan Polda Riau. Sejak awal tahun 2026, kepolisian setempat telah menetapkan 36 tersangka dari total 33 laporan polisi terkait karhutla, dengan area terdampak mencapai 806,57 hektare.

"Dalam aspek penegakan hukum, sejak tahun 2025 sampai sekarang, kita sudah melakukan pendekatan multi-door approach. Sudah ada 94 kasus atau laporan polisi dengan 106 tersangka," ujar Herry, seperti dikutip dari chapnews.id. Ia menambahkan, khusus untuk tahun 2026, tercatat 33 laporan polisi yang berujung pada penetapan 36 tersangka, dengan total lahan terbakar mencapai 806,57 hektare.

Kapolda Riau menegaskan bahwa hasil pemetaan kasus secara konsisten menunjukkan bahwa seluruh insiden karhutla di wilayahnya bersumber dari aktivitas manusia, baik yang disengaja maupun tidak. "Setelah kami meninjau data pada periode 2021-2022 saat pandemi COVID-19, tercatat nol kasus karhutla. Ini membuktikan bahwa faktor manusia adalah pemicu utama," jelas Herry.

Untuk memutus rantai kejadian berulang dan mencegah modus serupa, Polda Riau telah mengambil langkah proaktif. Sebanyak 513 plang peringatan telah dipasang di area-area yang pernah terbakar. Lahan-lahan tersebut kini dilarang untuk ditanami kembali, sebuah langkah strategis untuk menghambat potensi pembakaran dengan dalih pengembangan lahan baru.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer