Ads - After Header

Terkuak! Stok Beras RI Melimpah Ruah, Impor Diharamkan!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah tidak akan lagi melakukan impor beras konsumsi. Keputusan ini diambil menyusul kondisi stok beras nasional yang sangat aman dan melimpah ruah, jauh melampaui kebutuhan. Pernyataan penting ini disampaikan di Jakarta pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 19:18 WIB.

Menurut Amran, per Juni 2026, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Perum Bulog telah mencapai angka fantastis, sekitar 5,2 juta ton. Dengan jumlah sebesar ini, pemerintah merasa tidak ada urgensi sama sekali untuk mengimpor beras jenis medium. "Stok kita per hari ini bulan Juni, berada pada sekitar 5,2 juta ton sampai dengan hari ini dan stok kita aman. Tapi yang terpenting, (sejak) tahun 2025 tidak ada keluar izin impor beras medium (sampai sekarang)," ujarnya, seperti dikutip dari chapnews.id.

Terkuak! Stok Beras RI Melimpah Ruah, Impor Diharamkan!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ketersediaan beras yang melimpah ini bahkan dapat dibuktikan langsung dari kondisi gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia. Amran menjelaskan bahwa kapasitas penyimpanan normal Bulog hanya sekitar 3 juta ton. Namun, karena stok yang mencapai 5,2 juta ton, Bulog terpaksa menyewa gudang tambahan dengan kapasitas sekitar 2,2 juta ton untuk menampung seluruh cadangan. "Kapasitas (gudang) Bulog hanya 3 juta ton. Tapi stok kita 5,2 juta ton. Artinya Bulog hari ini menyewa gudang (kapasitas) 2,2 juta ton. (Jadi untuk) yang belum yakin, silakan ke gudang Bulog seluruh Indonesia," tantang Amran.

Lebih lanjut, Amran juga menyoroti laporan terbaru dari Food and Agriculture Organization (FAO). Dalam dokumen Food Outlook edisi Juni 2026, FAO mengapresiasi peningkatan stok beras Indonesia yang dinilai turut berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas cadangan beras global. FAO memperkirakan stok beras dunia pada akhir periode 2026/2027 akan mencapai 213,8 juta ton, menjadikannya level tertinggi kedua dalam satu dekade terakhir. Hal ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam ketahanan pangan dunia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer