Chapnews – Ekonomi – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh masyarakat dan nasabahnya untuk senantiasa mewaspadai peredaran informasi palsu. Sebuah program "Rejeki wondr BNI – Undian Berhadiah" yang dikaitkan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia kini marak beredar di berbagai platform media sosial, namun BNI menegaskan bahwa program tersebut adalah hoaks.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, secara tegas mengonfirmasi bahwa pesan atau narasi yang mempromosikan undian berhadiah tersebut sama sekali tidak berasal dari kebijakan resmi maupun saluran komunikasi yang sah milik perseroan. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta, Minggu (16/8/2026), seperti dikutip dari chapnews.id.

"Dapat kami sampaikan bahwa informasi mengenai program ‘Rejeki wondr BNI – Undian Berhadiah’ dalam rangka HUT RI ke-81 sebagaimana beredar di media sosial bukan merupakan program resmi BNI dan dapat dipastikan sebagai informasi palsu atau hoaks," jelas Okki dalam keterangan resminya.
Oleh karena itu, BNI mengimbau publik untuk tidak mengindahkan segala instruksi yang terdapat dalam unggahan mencurigakan tersebut. Terutama, nasabah diminta untuk tidak mengeklik tautan yang tidak dikenal, melakukan transfer biaya dengan alasan apapun, atau membagikan informasi rahasia perbankan mereka.
Okki juga menekankan bahwa setiap program promosi resmi yang diselenggarakan BNI tidak pernah memungut biaya dari para pemenang. Seluruh pengumuman pemenang, beserta syarat dan ketentuan program, selalu dipublikasikan secara transparan melalui kanal-kanal resmi bank, seperti situs web atau akun media sosial terverifikasi.
"Nasabah perlu senantiasa berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang kerap kali memanfaatkan nama besar maupun program BNI. Kami tegaskan, BNI tidak pernah meminta informasi rahasia nasabah seperti PIN, kode OTP, maupun CVV melalui tautan mencurigakan, pesan singkat, media sosial, atau sarana komunikasi lainnya yang tidak resmi," pungkas Okki, mengingatkan pentingnya verifikasi informasi dari sumber resmi BNI.


