Chapnews – Ekonomi – PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) bersiap melangkah ke babak baru perdagangan internasional dengan meluncurkan uji coba ekspor perdananya pada pertengahan Oktober 2026. Inisiatif strategis ini, yang mencakup komoditas vital seperti batu bara dan minyak kelapa sawit mentah (CPO), merupakan pijakan awal DSI menuju ambisinya menjadi pengekspor tunggal resmi pada awal tahun 2027.
Guna merealisasikan visi tersebut, DSI telah mengembangkan sebuah platform terintegrasi menyerupai pusat komando digital. Sistem canggih ini dirancang untuk menyatukan berbagai data krusial dari instansi terkait seperti Bea Cukai, Lembaga National Single Window (LNSW), Mineral Online Monitoring System (MOMS), serta Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar Kementerian/Lembaga (SIMBARA). "Platform tersebut sudah tersedia dan saat ini sedang dalam tahap pengujian intensif," ungkap Direktur Keuangan dan Treasury PT DSI, Sinthya Roesly, dalam keterangannya pada Selasa (25/8/2026), sebagaimana dilansir oleh chapnews.id.

Langkah selanjutnya, DSI berencana meluncurkan "exporter portal" yang berfungsi sebagai gerbang utama bagi para pelaku usaha. Portal ini akan menjadi wadah untuk mengumpulkan data komprehensif dari perusahaan eksportir, termasuk detail kontrak-kontrak ekspor yang sedang berjalan, yang nantinya akan dikelola langsung oleh PT DSI. "Saat ini kami sudah mendapatkan contoh-contoh kontrak. Nantinya mereka akan melakukan uji coba (pilot) melalui exporter portal tersebut. Kira-kira waktunya pertengahan Oktober," jelas Sinthya, menandaskan kesiapan DSI untuk fase implementasi penuh.

