Chapnews – Ekonomi – PT MNC Asset Management (MNC AM) dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui literasi keuangan. Kemitraan strategis ini terwujud dalam sebuah seminar investasi bertajuk "Strategic Outlook, Preservisa & Growing Wealth In Volatile Markets" yang sukses digelar di Malang, Jawa Tengah, pada Selasa, 28 April 2026. Acara ini dirancang khusus untuk membekali nasabah dengan pemahaman mendalam mengenai strategi investasi yang aman dan efektif di tengah lanskap ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Direktur MNC Asset Management, Dimas Aditya Ariadi, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret perusahaan untuk mendekatkan instrumen investasi kepada masyarakat, khususnya para nasabah setia Bank BNC. "Kegiatan siang ini kami dari PT MNC Asset Management melakukan join event dengan teman-teman Bank Neo Commerce di cabang Malang, di mana kami memberikan literasi dan juga inklusi keuangan terhadap nasabah-nasabah Bank BNC di cabang Malang," ujar Dimas saat diwawancarai, Selasa (28/4/2026).

Dimas menambahkan, kondisi pasar global yang bergejolak menuntut para investor untuk lebih cermat dan selektif dalam menempatkan dananya. Fluktuasi ekonomi yang terjadi secara global memiliki dampak signifikan terhadap kondisi keuangan maupun ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, MNC Asset Management hadir sebagai mitra strategis yang siap memberikan panduan agar nasabah tetap dapat meraih imbal hasil yang optimal dan terjaga.
"Kami selaku manajer investasi punya kewajiban untuk memberikan market outlook di 2026. Memang kondisi saat ini geopolitik yang luar biasa jadi mengakibatkan uncertainty-nya cukup tinggi. Oleh sebab itu kita memberikan advice berdasarkan experience kami untuk investasi ke depan kira-kira yang lebih terjaga dengan kondisi saat seperti ini seperti apa," terang Dimas, menekankan pentingnya pengalaman dan analisis pasar dalam merumuskan strategi investasi yang resilien.
Salah satu instrumen investasi yang direkomendasikan oleh MNC Asset Management adalah produk reksa dana syariah mereka, yakni MNC Dana Syariah, yang tersedia secara mudah di platform BNC. Dimas memaparkan bahwa reksa dana jenis pendapatan tetap syariah ini menawarkan kinerja yang relatif stabil, bahkan di tengah dinamika pasar. "Produk yang kami jual di BNC itu adalah namanya MNC Dana Syariah di mana itu ada reksa dana pendapatan tetap syariah yang memberikan return yang indikasi cukup stabil, dengan saat ini berdasarkan Fund Fact Sheet terakhir di Maret 2026 itu 1 tahunnya di 7,77 persen net per tahun," jelasnya, menyoroti potensi keuntungan yang menarik.
Penyelenggaraan seminar tatap muka ini juga mencerminkan komitmen kuat MNC Asset Management dalam mengedukasi nasabah secara langsung. Dimas menambahkan bahwa interaksi fisik sangat krusial karena memungkinkan nasabah untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat lebih personal atau konfidensial, yang mungkin sulit dilakukan melalui platform daring. "Kita juga perlu untuk lakukan langsung turun ke lapangan karena di situ ada physical touching dengan beberapa nasabah secara langsung dan banyak pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya konfidensial yang nasabah langsung bisa tanyakan ke kami yang tidak bisa dilakukan melalui online platform," pungkasnya, menegaskan pentingnya pendekatan personal dalam layanan investasi.



