Ads - After Header

Tragedi Merapi: 3 Warga Tewas Diterjang Lahar Dingin!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Duka menyelimuti lereng Gunung Merapi di wilayah Magelang, Jawa Tengah, setelah tiga warga dilaporkan tewas terseret banjir lahar dingin yang menerjang aliran Sungai Senowo pada Minggu (12/5) sore. Peristiwa tragis ini terjadi secara tiba-tiba menyusul intensitas hujan deras yang mengguyur puncak Merapi dan sekitarnya selama beberapa jam terakhir.

Menurut keterangan yang dihimpun chapnews.id, para korban, yang identitasnya masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang, diduga tengah beraktivitas di sekitar bantaran sungai yang dikenal sebagai jalur rawan lahar. Arus deras bercampur material vulkanik berupa pasir, kerikil, dan bebatuan sisa erupsi Gunung Merapi datang secara mendadak, tidak memberikan kesempatan bagi para korban untuk menyelamatkan diri.

Tragedi Merapi: 3 Warga Tewas Diterjang Lahar Dingin!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Budi Santoso (nama fiktif), membenarkan insiden mematikan ini. "Kami menerima laporan adanya warga yang terseret lahar dingin sekitar pukul 16.00 WIB. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri segera dikerahkan untuk operasi pencarian dan evakuasi," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, ketiga jenazah korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut. Pihak berwenang masih terus menyisir area terdampak untuk memastikan tidak ada korban lain yang mungkin masih hilang atau terjebak.

Banjir lahar dingin merupakan fenomena alam yang umum terjadi di lereng Merapi, terutama saat musim penghujan, di mana material vulkanik lepas dari puncak gunung terbawa aliran sungai. BPBD Magelang dan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta telah berulang kali mengimbau masyarakat, khususnya penambang pasir dan warga yang beraktivitas di sekitar sungai, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi area aliran sungai saat hujan deras mengguyur puncak gunung. Insiden ini menjadi pengingat pahit akan bahaya laten yang selalu mengintai di kaki gunung berapi paling aktif di Indonesia tersebut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer