Ads - After Header

144 Penyakit Ini Gak Perlu ke RS! BPJS Jelaskan

Ahmad Dewatara

144 Penyakit Ini Gak Perlu ke RS! BPJS Jelaskan

Chapnews – Ekonomi – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberikan klarifikasi terkait beredarnya daftar 144 penyakit yang tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Informasi yang viral di media sosial ini dibenarkan oleh BPJS Kesehatan, namun dengan penjelasan lebih rinci. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa pedoman tersebut sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia 2012 dan bertujuan untuk optimalisasi pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Rizzky menekankan bahwa meskipun daftar tersebut ada, rujukan ke rumah sakit tetap dimungkinkan melalui jalur online jika terdapat indikasi medis yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Ia menambahkan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi layanan kesehatan dan memastikan pasien mendapatkan perawatan yang tepat di tempat yang tepat. "Tidak semua penyakit harus langsung dirujuk ke rumah sakit," tegas Rizzky.

144 Penyakit Ini Gak Perlu ke RS! BPJS Jelaskan
Gambar Istimewa : imgapps.okezone.com

Berikut sebagian dari 144 penyakit yang disebutkan, diantaranya: Tetanus, Kejang demam, HIV/AIDS tanpa komplikasi, Migrain, Sakit kepala tegang, Bell’s Palsy, Vertigo posisi paroksismal jinak, Gangguan somatoform, Insomnia, Benda asing di konjungtiva, Konjungtivitis, Perdarahan subkonjungtiva, Mata kering, Blefaritis, Hordeolum, Trikiasis, Episkleritis, Hipermetropia ringan, Miopia ringan, Astigmatisme ringan, Presbiopia, Buta senja, Otitis eksterna, Otitis media akut, Serumen prop, Mabuk perjalanan, Furunkel pada hidung, Rhinitis akut, Rhinitis alergika, Rhinitis vasomotor, Benda asing di hidung, Epistaksis, Influenza, Pertusis, Faringitis, Tonsilitis, Laringitis, Asma bronkial, Bronkitis akut, Pneumonia, bronkopneumonia, Tuberkulosis paru tanpa komplikasi, Hipertensi esensial, Kandidiasis mulut, Ulkus mulut (aftosa, herpes), Parotitis, Infeksi pada umbilikus, Gastritis, Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis), Refluks gastroesofagus, dan Demam tifoid. Daftar lengkapnya dapat diakses melalui situs resmi BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan berharap penjelasan ini dapat meredakan kekhawatiran masyarakat dan mendorong pemahaman yang lebih baik tentang alur rujukan pasien. Pihaknya juga membuka saluran komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer