Ads - After Header

21 Bank Bangkrut di Indonesia? Angka Ini Bakal Naik!

Ahmad Dewatara

21 Bank Bangkrut di Indonesia? Angka Ini Bakal Naik!

Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Geger! Jumlah bank yang kolaps di Indonesia telah mencapai angka 21. Informasi mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang bahkan memprediksi lonjakan angka tersebut dalam waktu dekat.

Hingga April 2025, tercatat 21 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) telah dinyatakan gulung tikar dan izin operasionalnya dicabut Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data LPS menunjukkan, hanya satu BPR yang ditutup pada periode Januari-April 2025, yaitu BPR Syariah Gebu Prima. Angka ini terbilang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, di mana 20 BPR dinyatakan bangkrut sepanjang 2024.

21 Bank Bangkrut di Indonesia? Angka Ini Bakal Naik!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Namun, Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan sinyal merah. Dalam wawancara Selasa (27/5/2025) di kantornya, Purbaya mengungkapkan prediksinya terkait penambahan jumlah bank bangkrut. "Tapi tahun ini baru satu. Saya perkirakan sih masih akan ada. Kami hanya tergantung OJK lah. OJK ngasih berapa, kita beresin," tegasnya.

Lebih lanjut, LPS menyatakan tengah berupaya menyelamatkan dua BPR yang berpotensi terhindar dari pencabutan izin. LPS berperan sebagai penengah untuk mencari solusi terbaik agar kedua BPR tersebut dapat tetap beroperasi. Purbaya menambahkan dengan optimis, "Kayaknya ada paling enggak dua BPR yang akan dikasihkan ke kita yang berhasil kita selamatkan." Situasi ini tentu menyita perhatian dan menimbulkan pertanyaan besar terkait stabilitas sektor perbankan nasional.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer