Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Waspada! Penipuan CS Palsu Mengintai Investasi Anda

Oleh: Taufik Fajar

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Senin, 22 Juni 2026 | 16:20 WIB

MotionTrade

MotionTrade (Foto: Chapnews.id)

Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Kasus penipuan investasi terus menghantui para investor, dengan modus operandi yang semakin canggih. Salah satu taktik yang kini marak adalah penipuan berkedok layanan pelanggan (customer service/CS) palsu. Para pelaku kejahatan ini menyamar sebagai petugas resmi dari lembaga keuangan, menghubungi calon korban melalui berbagai kanal seperti telepon, WhatsApp, SMS, atau media sosial, dengan identitas yang sengaja dibuat menyerupai kanal resmi perusahaan.

Mereka biasanya mengelabui korban dengan dalih akun bermasalah, adanya transaksi mencurigakan, tawaran hadiah menggiurkan, atau kebutuhan pembaruan data. Dalam situasi tersebut, pelaku sengaja menciptakan suasana panik dan mendesak korban untuk segera bertindak tanpa sempat berpikir jernih. Untuk membantu investor terhindar dari jebakan ini, MotionTrade telah merangkum ciri-ciri utama penipuan berkedok customer service (CS) palsu yang wajib diketahui:

  1. Meminta Kode OTP, Password, atau PIN
    Perlu diingat, petugas CS resmi dari lembaga keuangan mana pun tidak akan pernah meminta kode OTP (One-Time Password) yang terkirim ke ponsel nasabah. OTP bersifat sangat rahasia dan hanya boleh digunakan oleh pemilik akun untuk proses verifikasi keamanan. Demikian pula dengan password, PIN, dan data keamanan pribadi lainnya; informasi ini tidak boleh dibagikan kepada siapa pun, bahkan kepada pihak yang mengaku sebagai layanan pelanggan.

  2. Mengirim Tautan atau Link Mencurigakan
    Pelaku penipuan seringkali berupaya mengarahkan korban ke situs web palsu (phishing) yang didesain sangat mirip dengan situs resmi perusahaan. Tujuan utamanya adalah mencuri data login atau informasi pribadi korban. Oleh karena itu, selalu waspada dan hindari mengklik tautan dari pihak yang tidak dikenal atau mencurigakan, terutama jika tautan tersebut meminta Anda memasukkan kredensial akun.

Dengan memahami modus dan ciri-ciri ini, diharapkan para investor dapat lebih mawas diri dan tidak mudah terperdaya oleh tipu daya penipu yang berkedok layanan pelanggan. Selalu verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mengambil tindakan apa pun.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer