Chapnews – Ekonomi – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman akhirnya angkat bicara mengenai kekosongan posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) yang belum terisi. Setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pekan lalu, kursi tersebut masih menunggu pengisi. Amran menegaskan bahwa penentuan posisi wakil menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto, dan pihaknya siap menerima keputusan apa pun yang ditetapkan oleh Kepala Negara.
Berbicara di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (28/7/2026), Amran menjelaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan kondisi tersebut. Baginya, setiap keputusan yang diambil oleh Presiden adalah yang terbaik untuk kemajuan Kementerian Pertanian.

"Oh belum ada ya? Oh iya. Apa keputusan bapak Presiden itu terbaik bagi kami," ujar Amran menanggapi pertanyaan wartawan terkait status kursi Wamentan. Ia menambahkan bahwa penunjukan wakil menteri adalah wewenang penuh dan mutlak dari Presiden.
Amran menekankan kembali bahwa baik posisi menteri maupun wakil menteri berada dalam koridor hak prerogatif Presiden. "Kami wakil menteri, menteri itu hak prerogatif bapak Presiden. Apa yang diberikan bapak presiden itu terbaik bagi kementerian pertanian," tegasnya, sebagaimana dilansir chapnews.id. Pernyataan ini sekaligus menegaskan sikap pasrah dan dukungan penuh Mentan terhadap kebijakan Presiden terkait struktur kepemimpinan di kementeriannya.


