Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Daging Sapi Tembus Rp180 Ribu! Bapanas Ungkap Fakta Mengejutkan

Oleh: Tangguh Yudha, Jurnalis – Jumat, 24 Juli 2026 | 10:04 WIB

Gambar Istimewa : img.okezone.com

Chapnews – Ekonomi – Harga daging sapi di pasaran kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan mencapai Rp180.000 per kilogram di beberapa wilayah. Namun, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa kenaikan ini masih dalam batas wajar dan kondisi pasokan tetap terkendali, terutama karena harga tinggi tersebut umumnya berlaku untuk jenis daging premium.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan variasi harga. "Ada beberapa wilayah kemarin juga kita turun di Rawamangun, di Senen, ada juga Rp140.000, (tapi) yang Rp160.000 itu relatif yang benar-benar has dalam, kemudian dihilangin lemak-lemaknya," ujar Ketut usai melakukan kunjungan ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) Jakarta pada Kamis (23/7/2026). Ia menambahkan bahwa Bapanas akan terus memantau dinamika harga ini.

Berdasarkan data Bapanas per 22 Juli 2026, rata-rata harga daging sapi nasional tercatat Rp143.601 per kg. Angka ini memang sedikit di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp140.000 per kg, yakni sekitar 2,57 persen. Meski demikian, Bapanas menilai deviasi ini masih tergolong normal dan belum mengindikasikan adanya gejolak harga yang signifikan yang perlu dikhawatirkan masyarakat.

Untuk menjamin stabilitas harga dan pasokan daging sapi dalam jangka panjang, pemerintah melalui Bapanas terus menggalakkan program swasembada sapi. Ketut Astawa menegaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk meningkatkan produksi sapi lokal dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap impor. "Langkah penstabilan daging sapi karena memang ada sedikit pengaruh (kurs) dolar. Namun demikian, sebagaimana arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, tentu kita terus mendorong dan mendukung swasembada sapi. Mudah-mudahan dengan program swasembada juga bisa menekan impor," pungkas Ketut, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer