Chapnews – Nasional – Sebanyak 84 kepala daerah dari seluruh Indonesia mengikuti retret gelombang kedua di kampus IPDN, Jatinangor, Jawa Barat. Informasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Minggu (22/6). Awalnya, jumlah peserta direncanakan 86 orang, namun dua kepala daerah berhalangan hadir. Gubernur Papua Pegunungan terpaksa absen karena duka cita keluarga, sementara Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara terkendala pelantikan. Mereka diprediksi akan bergabung dalam waktu dekat.
Bima Arya juga menjelaskan kondisi kesehatan para peserta. Sebanyak 10 kepala daerah masuk dalam pengawasan ketat, dengan 5 di antaranya mengenakan pita merah dan 5 lainnya pita kuning, menandakan kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan. "Yang sangat ketat tentu yang pita merah tadi," tegasnya.

Retret yang berlangsung dari 22-26 Juni ini akan menghadirkan sejumlah menteri sebagai pemateri. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi, Kepala Badan Gizi, dan Kapolri telah dijadwalkan hadir. Sementara Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dikabarkan akan diwakilkan karena tugas di luar negeri. Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur Lemhanas akan membuka acara tersebut.
Materi retret akan berfokus pada pengelolaan wilayah, termasuk penyelesaian batas-batas desa yang masih belum tuntas. Dirjen Kemendagri akan menyampaikan materi terkait sengketa wilayah, penaikan garis batas, dan kodifikasi. Retret ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para kepala daerah dalam memimpin daerahnya masing-masing.



