Chapnews – Ekonomi – Mendaki gunung kini jadi tren, tapi nggak semua pendaki kuat bawa beban sendiri. Nah, porter gunung hadir sebagai solusi. Tapi, berapa sih bayaran mereka? Ternyata kisarannya cukup mengejutkan!
Porter gunung, pekerja lokal yang membantu mengangkut perlengkapan pendaki, mendapatkan bayaran yang bervariasi tergantung beberapa faktor kunci. Medan pendakian, durasi perjalanan, dan bahkan gunung yang didaki turut memengaruhi besaran upah mereka. Meskipun pekerjaan ini tampak sederhana, potensi penghasilannya cukup menjanjikan.

Berikut kisaran bayaran porter di beberapa gunung populer di Indonesia, data yang dikumpulkan chapnews.id dari berbagai sumber:
Gunung Prau:
- Porter Naik: Rp400.000
- Porter Turun: Rp200.000
- Porter Menginap: Rp800.000
Gunung Merbabu:
- Porter Naik: Rp600.000
- Porter Pulang Pergi (PP): Rp950.000
- Porter Summit (sampai puncak): Rp1.100.000
Gunung Semeru:
- Porter: Rp350.000 per hari
Gunung Sindoro dan Sumbing:
- Porter Naik: Rp600.000
- Porter Pulang Pergi (PP): Rp950.000
- Porter Summit (sampai puncak): Rp1.100.000
Perlu diingat bahwa harga-harga di atas merupakan kisaran dan bisa saja berbeda tergantung kesepakatan antara pendaki dan porter. Faktor seperti negosiasi, jumlah barang bawaan, dan kondisi cuaca juga dapat memengaruhi besaran bayaran. Jadi, sebelum mendaki, ada baiknya untuk menanyakan langsung kepada pengelola atau pihak terkait mengenai tarif porter di gunung yang akan didaki.


