Chapnews – Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keberhasilannya menurunkan tarif impor Amerika Serikat (AS) untuk produk Indonesia dari 32% menjadi 19%. Kesepakatan ini, menurut Prabowo, merupakan hasil negosiasi alot yang dilakukannya langsung dengan Presiden Donald Trump. Pertemuan tersebut, kata Prabowo, membuahkan kesepakatan yang menguntungkan Indonesia, meskipun harus disertai komitmen pembelian produk energi AS senilai USD 15 miliar, produk pertanian USD 4,5 miliar, dan 50 unit pesawat Boeing terbaru.
Prabowo menegaskan bahwa kesepakatan ini telah dikaji secara matang dan dijamin melindungi kepentingan rakyat Indonesia serta perekonomian nasional. "Semua sudah kita hitung. Semua kita berunding, kita juga memikirkan yang penting bagi saya: rakyat saya. Saya lindungi pekerja kita," tegas Prabowo. Ia menekankan bahwa meskipun Indonesia berkomitmen membeli produk AS, kesepakatan ini tetap memprioritaskan keamanan dan kesejahteraan pekerja Indonesia. Prabowo optimistis bahwa perekonomian Indonesia cukup kuat untuk menghadapi dampak dari kesepakatan ini.

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan bahwa negosiasi akan terus berlanjut. Ia berencana bertemu kembali dengan Presiden Trump pada September atau Oktober 2025 untuk membahas lebih lanjut penurunan tarif impor tersebut. "Kita terus, namanya hubungan dagang, akan terus-menerus negosiasi. Beliau katakan sekitar September atau Oktober," pungkas Prabowo. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus memperjuangkan kepentingan Indonesia dalam perdagangan internasional.



