Chapnews – Ekonomi – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengumumkan keputusan penting yang akan membawa angin segar bagi para pemegang sahamnya. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 29 April 2026, bank pelat merah ini secara resmi menyetujui distribusi dividen tunai senilai total Rp44,47 triliun. Angka fantastis ini mewakili 79 persen dari laba bersih yang berhasil dibukukan perseroan untuk tahun buku 2025.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menegaskan bahwa langkah pembagian dividen jumbo ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam menghadirkan nilai optimal. "Hal ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham, tanpa mengurangi kapasitas Bank Mandiri untuk terus tumbuh sebagai institusi keuangan nasional berdaya saing global," ujar Riduan dalam keterangan resminya yang diterima chapnews.id.

Untuk setiap lembar saham, dividen total per saham (Total Dividend Per Share/DPS) atas kinerja tahun buku 2025 ditetapkan sebesar Rp476,95. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan DPS tahun buku 2024 yang tercatat sebesar Rp466,18 per lembar saham, mengindikasikan kinerja finansial yang semakin solid.
Perlu diketahui, sebagian dari total dividen ini, yakni sebesar Rp9,3 triliun, telah dibayarkan sebagai dividen interim pada tanggal 14 Januari 2026 lalu. Sementara itu, sisa dividen akan segera didistribusikan kepada para pemegang saham setelah penyelenggaraan RUPST ini.
Lebih lanjut, Riduan menekankan bahwa persetujuan pemegang saham dalam RUPST hari ini merupakan refleksi dari kepercayaan kuat terhadap fundamental perseroan yang terus dijaga dan dibangun dengan kokoh. "Dividen ini sekaligus menjadi wujud tekad kami untuk Melayani Sepenuh Hati, sebagai mitra negara dan bagian dari ekosistem Danantara yang memperkuat kontribusi BUMN bagi masyarakat," pungkasnya, menegaskan peran strategis Bank Mandiri dalam perekonomian nasional.



