Chapnews – Ekonomi – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa impresif pada penutupan perdagangan Jumat (2/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melesat 1,17%, mengakhiri sesi di level 8.748. Kenaikan signifikan ini menjadi sinyal positif bagi investor, memicu spekulasi mengenai arah pergerakan pasar di awal pekan depan.
Menyikapi lonjakan ini, tim riset terkemuka dari MNC Sekuritas segera merilis analisis dan proyeksi mereka untuk perdagangan Senin (5/1/2026). Dalam laporan ‘MNCS Daily Scope Wave’ yang diterbitkan Minggu (4/1/2026), mereka menguraikan beberapa skenario potensial yang akan mewarnai pergerakan IHSG.

Pada skenario optimistis, yang mereka sebut sebagai ‘best case’ (ditandai warna biru), IHSG diyakini telah menuntaskan fase wave [iv] dari wave 5. Ini membuka peluang bagi indeks untuk melanjutkan momentum penguatan, berpotensi menguji level resistensi di rentang 8.776 hingga 8.905.
Kendati demikian, para analis MNC Sekuritas juga memberikan catatan penting. Mereka mengingatkan bahwa ada dua skenario alternatif (ditandai warna hitam dan merah) yang menunjukkan potensi koreksi jangka pendek bagi IHSG sebelum akhirnya kembali melanjutkan tren penguatan.
Untuk memandu investor, MNC Sekuritas juga membeberkan level-level krusial yang patut dicermati pada perdagangan esok hari. Level support yang menjadi benteng pertahanan IHSG berada di 8.584 dan 8.525. Sementara itu, level resistance yang perlu ditembus untuk melanjutkan kenaikan signifikan berada di 8.776 dan 8.822. Investor diharapkan mencermati level-level ini untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.


