Ads - After Header

Terungkap! Pemicu Bentrok TNI-Polri di Papua Selatan

Ahmad Dewatara

Terungkap! Pemicu Bentrok TNI-Polri di Papua Selatan

Chapnews – Nasional – Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayor Jenderal Yusri Nuryanto, mengungkapkan bahwa insiden bentrokan antara anggota TNI dan Polri di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, dipicu oleh adanya miskomunikasi. Insiden yang terjadi di sekitar Marseling Area 2 Yonif TP 819/PIBP, Distrik Obaa, ini, menurutnya, telah berhasil diselesaikan melalui mediasi antara kedua institusi.

"Awalnya biasa saja, ini kan karena ada miskomunikasi," jelas Mayjen Yusri saat ditemui di Mabes TNI, Jakarta Timur, pada Jumat (13/2). Ia menambahkan, "Jadi biasa lah, tentara-tentara sekarang ini kan muda-muda ini. Kadang-kadang energinya terlalu banyak sehingga ada miskomunikasi sedikit, dan akhirnya muncul (bentrok)."

Terungkap! Pemicu Bentrok TNI-Polri di Papua Selatan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Mayjen Yusri menegaskan bahwa situasi kini sudah kondusif dan permasalahan telah tuntas. "Sudah diselesaikan dan sudah dimediasi antara TNI dengan Polri," imbuhnya, menekankan komitmen kedua belah pihak untuk menjaga stabilitas keamanan.

Sementara itu, detail kronologi kejadian sebelumnya dijelaskan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XXIV/Mandala Trikora, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono. Menurut Letkol Iwan, permasalahan ini bermula dari serangkaian aksi provokatif yang terjadi selama beberapa hari.

Sejak tanggal 6 hingga 11 Februari, area penjagaan Yonif TP 819/PIBP kerap diganggu oleh pengendara sepeda motor yang berulang kali menggeber-geber kendaraannya dan melontarkan ucapan tidak pantas. Puncaknya, pada Kamis dini hari, personel siaga akhirnya menghentikan dan mengamankan satu orang pelaku untuk dimintai keterangan.

"Dari pemeriksaan awal diketahui bahwa yang bersangkutan merupakan oknum anggota Polairud Polres Mappi yang saat itu dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol," terang Letkol Iwan dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip chapnews.id.

Pada pagi harinya, pimpinan Yonif TP 819/PIBP dan pimpinan Polres Mappi telah menggelar pertemuan dan sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Namun, sekitar pukul 09.15 WIT, situasi kembali memanas ketika sekelompok massa mendatangi area satuan dan melakukan pelemparan batu.

Berkat respons cepat dan koordinasi yang efektif antara kedua institusi, situasi berhasil dikendalikan tanpa eskalasi lebih lanjut. "Personel di lapangan melaksanakan pengamanan sesuai prosedur. Berkat koordinasi cepat kedua institusi, situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman tanpa eskalasi lanjutan," pungkas Letkol Iwan, menegaskan pentingnya sinergi TNI dan Polri dalam menjaga ketertiban di wilayah tersebut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer