Ads - After Header

Gawat! Harga Pangan Melonjak, Omzet Pedagang Anjlok

Ahmad Dewatara

Gawat! Harga Pangan Melonjak, Omzet Pedagang Anjlok

Chapnews – Ekonomi – Pekan pertama bulan suci Ramadhan diwarnai dengan lonjakan harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Ibu Kota. Fenomena ini tak hanya memukul daya beli masyarakat, tetapi juga membuat para pedagang menjerit karena omzet yang anjlok drastis. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang harganya kini melambung hingga Rp120.000 per kilogram.

Sahid, seorang pedagang sayur di Pasar Tradisional Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurut Sahid, sejumlah komoditas yang ia jajakan mengalami lonjakan harga yang signifikan. "Cabai rawit merah itu dari harga Rp80 ribu per kilo sekarang Rp120 ribu. Kalau cabai keriting merah dari harga Rp40 ribu sekarang Rp60 ribu. Bawang merah juga dari Rp40 ribu naik jadi Rp60 ribu per kilogram," terang Sahid kepada chapnews.id, Selasa (24/2/2026).

Gawat! Harga Pangan Melonjak, Omzet Pedagang Anjlok
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sahid menambahkan, tren kenaikan harga ini sudah mulai terasa sejak perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dan terus berlanjut hingga memasuki bulan Ramadhan. Penyebab utamanya, diduga akibat pasokan dari tingkat distributor yang kian menipis. "Barangnya kosong, stok terbatas. Ini sudah terjadi sejak minggu ini, awal-awal puasa," jelasnya.

Tak hanya sektor sayuran, lonjakan harga juga merambah komoditas telur. Harga telur ayam negeri terpantau naik sebesar Rp4.000, dari semula Rp28.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Kenaikan serupa juga diikuti oleh jenis telur lainnya seperti telur ayam kampung, telur bebek, dan telur omega, dengan rata-rata kenaikan antara Rp2.000 hingga Rp3.000. Deddy, salah satu pedagang telur di pasar yang sama, mengamini bahwa kenaikan ini telah berlangsung sejak momen Imlek 2026. "Ya karena kemarin kan sempat Imlek, terus sekarang puasa," ucap Deddy saat ditemui di lapaknya.

Situasi ini menciptakan dilema bagi konsumen yang harus berhemat di tengah kebutuhan belanja yang meningkat selama Ramadhan, sekaligus bagi pedagang yang terancam kehilangan pelanggan setia. Lonjakan harga yang tak terkendali ini, ditambah dengan pasokan yang terbatas, menjadi tantangan besar bagi stabilitas ekonomi rumah tangga dan kelangsungan usaha kecil di Ibu Kota. Para pedagang berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan pasokan bahan pokok.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer