Ads - After Header

BRI Panen Cuan! Kredit Tembus Rp1.521 T, UMKM Kunci!

Ahmad Dewatara

BRI Panen Cuan! Kredit Tembus Rp1.521 T, UMKM Kunci!

Chapnews – Ekonomi – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI berhasil mencatatkan kinerja gemilang dengan total penyaluran kredit mencapai Rp1.521 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan impresif sebesar 12,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), jauh melampaui rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan nasional yang hanya berada di level 9,6 persen. Pencapaian luar biasa ini diungkapkan dalam konferensi pers kinerja keuangan Triwulan IV 2025 di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa pertumbuhan kredit BRI yang mencapai dua digit tersebut bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan dari strategi penyaluran yang prudent dan sehat. "Pertumbuhan kredit BRI yang mencapai double digit tersebut mampu dibandingkan dengan penyaluran yang lebih prudent dan tumbuh secara sehat," ujarnya, menyoroti kualitas pertumbuhan yang berkelanjutan.

BRI Panen Cuan! Kredit Tembus Rp1.521 T, UMKM Kunci!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Direktur Treasury and International Banking BRI, Farida Thamrin, menjelaskan bahwa segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap menjadi lokomotif utama pendorong pertumbuhan kredit perseroan. Hal ini sekaligus mempertegas komitmen dan peran strategis BRI dalam mendukung sektor produktif serta program pemberdayaan ekonomi yang dicanangkan pemerintah.

Hingga akhir tahun lalu, BRI sukses menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp170 triliun, menjangkau lebih dari 3,8 juta debitur. Farida menambahkan, "Komposisi kredit UMKM tetap mendominasi struktur kredit BRI, menunjukkan fokus kami pada segmen ini sebagai tulang punggung ekonomi nasional."

Meskipun agresif dalam ekspansi kredit, BRI juga berhasil menjaga dan memperbaiki profil risiko asetnya. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) berada di posisi terkendali 3,07 persen. Tak hanya itu, Loan at Risk (LAR) tercatat mengalami penurunan signifikan menjadi 9,6 persen, dari sebelumnya 10,7 persen, menandakan manajemen risiko yang efektif dan hati-hati di tengah ekspansi yang masif. Informasi lebih lanjut mengenai kinerja BRI dapat diakses melalui chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer