Ads - After Header

Chapnews – Nasional –

Ahmad Dewatara

Sound Horeg Sahur Bikin Resah, Pemuda Lamongan Diciduk!

Kepolisian Sektor (Polsek) Babat, Polres Lamongan, bertindak tegas mengamankan sekelompok pemuda yang nekat menggelar patrol sahur menggunakan sistem suara bertenaga besar, atau yang dikenal sebagai ‘sound horeg’. Aksi yang dinilai mengganggu ketertiban umum ini terjadi pada Sabtu dini hari, 7 Maret, sekitar pukul 01.30 WIB.

Chapnews - Nasional -
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut keterangan Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, rombongan pemuda tersebut melintas di depan Markas Polsek Babat. Mereka mendorong sebuah gerobak yang mengangkut perangkat sound system dengan volume suara yang sangat keras. Tak hanya itu, iring-iringan ini juga diikuti oleh sejumlah pengendara sepeda motor, menambah kesan konvoi yang mencolok dan berpotensi memicu keributan.

Dentuman musik yang dihasilkan dari perangkat tersebut dilaporkan sangat mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat di tengah malam. Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi segera menghentikan dan mengamankan para pemuda ini untuk proses pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Dari hasil pendataan, salah satu pemuda yang terlibat diidentifikasi berinisial BS, warga Desa Mandungan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Sebagai langkah tindak lanjut, Kapolsek Babat berencana memanggil Kepala Desa Mandungan untuk bersama-sama memberikan pembinaan, diharapkan dapat memberikan efek jera dan edukasi mengenai pentingnya menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan.

Dalam penindakan ini, polisi berhasil menyita satu unit pengeras suara merek Polytron beserta gerobak yang digunakan untuk mengangkutnya sebagai barang bukti. Ipda Hamzaid, seperti dikutip dari chapnews.id, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif. Ia menekankan agar tradisi membangunkan sahur dilakukan dengan cara yang santun, tanpa mengganggu hak warga lain untuk beristirahat.

"Kami mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, untuk mengisi kegiatan Ramadan dengan hal-hal positif dan tidak melakukan patrol sahur dengan sound system ataupun konvoi kendaraan yang dapat mengganggu warga lain," tegas Hamzaid. Imbauan ini menjadi pengingat pentingnya toleransi dan saling menghormati di tengah masyarakat agar ibadah Ramadan dapat berjalan dengan khusyuk dan damai.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer