Ads - After Header

Cianjur Darurat! Longsor Parah Putuskan Akses Desa 3 Hari!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – CIANJUR, chapnews.id – Akses utama penghubung antar desa di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat, masih lumpuh total setelah tertimbun material longsor selama tiga hari berturut-turut. Sejak Jumat (27/3), ribuan warga terpaksa berjuang keras untuk membuka kembali jalur vital ini demi kelangsungan aktivitas sehari-hari yang kini terhenti.

Camat Cidaun, Gagan Rusganda, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur dalam dua hari terakhir menjadi pemicu utama bencana ini. Total 17 titik longsor teridentifikasi di Desa Cibuluh, dengan 14 titik di antaranya secara signifikan menutup ruas jalan utama sepanjang 750 meter. Beruntung, insiden yang terjadi pada Jumat dan Sabtu tersebut tidak menelan korban jiwa, namun dampaknya terhadap mobilitas dan perekonomian warga sangat besar.

Cianjur Darurat! Longsor Parah Putuskan Akses Desa 3 Hari!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tak hanya memutus akses jalan, longsor juga menimbun sekitar delapan hektare lahan persawahan produktif milik warga. Selain itu, belasan rumah, tepatnya 15 unit, kini berada dalam ancaman serius, memaksa warga untuk selalu siaga dan waspada terhadap potensi longsor susulan.

Upaya penanganan di lapangan masih mengandalkan alat seadanya. Gagan menjelaskan, medan yang sulit dan akses yang terbatas menjadi kendala utama bagi masuknya alat berat. Oleh karena itu, kolaborasi antara masyarakat setempat, aparat kecamatan, desa, personel TNI/Polri, serta relawan menjadi tulang punggung dalam membersihkan material longsor secara gotong royong. Mereka bahu-membahu menyingkirkan tanah dan bebatuan, berharap jalan dapat segera dilalui kembali.

Pihak kecamatan telah melaporkan kondisi darurat ini kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur. Harapannya, penanganan yang lebih cepat dan komprehensif dapat segera dilakukan, terutama untuk memulihkan akses jalan penghubung antar desa. Gagan juga menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur jalan secara tuntas oleh dinas terkait, guna mengantisipasi dan meminimalisir dampak serupa di masa mendatang.

"Kami meminta warga di wilayah tersebut untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Penting bagi mereka untuk jeli membaca tanda-tanda alam dan segera mengungsi ketika hujan deras dengan intensitas tinggi kembali turun," tegas Gagan, mengingatkan akan potensi bahaya yang masih mengintai. Pendataan dampak bencana di desa-desa lain di Kecamatan Cidaun juga masih terus dilakukan mengingat sulitnya medan dan waktu tempuh.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer