Chapnews – Nasional – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menunjukkan langkah progresif dalam pengelolaan lingkungan. Tumpukan limbah kerang hijau yang selama ini menjadi permasalahan di pesisir Cilincing, Jakarta Utara, kini berhasil disulap menjadi produk bernilai guna tinggi, mulai dari paving block hingga beragam suvenir menarik.
Inovasi penanganan sampah yang sempat menarik perhatian publik ini merupakan buah kolaborasi strategis dengan pihak akademisi. Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) menjadi kunci keberhasilan program ini.

"Terkait limbah kerang, kami telah menjalin kerja sama erat dengan UI," jelas Eli saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/4) lalu. Ia menambahkan, pemanfaatan cangkang laut ini bukanlah program baru, melainkan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya yang telah sukses.
Pada tahap awal, material limbah kerang tersebut berhasil didaur ulang menjadi bahan infrastruktur ramah lingkungan, yaitu paving block. "Kalau tahun lalu, fokusnya memang untuk dijadikan paving block," ungkap Eli.
Kini, program tersebut memasuki fase pengembangan yang lebih luas. Eli memastikan, hasil pengolahan limbah kerang hijau akan diperuntukkan bagi berbagai sarana prasarana umum, bahkan hingga pernak-pernik pariwisata yang unik. "Untuk saat ini, kami akan memperluas penggunaannya. Misalnya, untuk fasilitas umum seperti WC, dan juga untuk berbagai jenis suvenir," pungkasnya. Langkah ini diharapkan tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat Jakarta.



