Chapnews – Nasional – Sebuah insiden kebakaran yang memicu kepanikan hebat melanda Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis pagi. Peristiwa ini mengakibatkan setidaknya 20 penghuni harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit karena mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal yang menyelimuti gedung bertingkat tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, memastikan bahwa puluhan penghuni telah mendapatkan penanganan medis intensif. "Terkait kondisi kesehatan, terdapat beberapa penghuni yang mengalami sesak napas dan telah dirujuk ke rumah sakit," ujar Kombes Twedi kepada awak media. Mereka kini dirawat di RS Royal Taruma, RS Pelni, RS Siloam Kebon Jeruk, dan RS Tarakan Jakarta Barat. Beruntungnya, tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini.

Berdasarkan penyelidikan awal, insiden kebakaran ini diduga kuat bermula dari panel listrik yang berada di area basement gedung. Meskipun api berhasil dikendalikan dengan cepat oleh petugas, kepulan asap tebal sudah terlanjur menyebar melalui rongga jalur kabel, merambat hingga ke lantai-lantai atas dan sejumlah unit hunian. "Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement. Api tersebut dapat segera dipadamkan," jelas Kombes Twedi, menerangkan kronologi awal kejadian.
Menanggapi simpang siur informasi di media sosial, Kombes Twedi dengan tegas membantah adanya unit apartemen yang terbakar langsung. "Di media sosial beredar foto yang menggambarkan seolah-olah unit terbakar dan jendela hangus. Kami tegaskan, tidak ada satu pun unit yang terdampak langsung oleh api," tegasnya. Ia menjelaskan bahwa asap memang menyebar hingga ke lantai-lantai atas gedung yang memiliki 35 lantai tersebut, namun api tidak menjalar ke unit-unit warga.
Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik dari chapnews.id masih terus mendalami penyebab pasti kebakaran. Fokus utama petugas di lapangan saat ini adalah memastikan seluruh proses evakuasi penghuni berjalan lancar dan aman, serta mengidentifikasi faktor-faktor pemicu insiden.

