Chapnews – Ekonomi – MNC Group kini secara agresif melebarkan sayapnya ke kancah bisnis micro-drama digital melalui platform inovatif V+Short. Langkah strategis ini diambil setelah Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, secara cermat mengamati potensi pasar internet global yang dinilai sangat masif dan belum tergarap optimal.
Dalam gelaran MNC Forum ke-82 yang berlangsung di Jakarta Concert Hall iNews Tower pada Kamis lalu, Hary Tanoe memaparkan bahwa kondisi ekonomi domestik saat ini menuntut perusahaan untuk lebih jeli dalam mencari peluang. Oleh karena itu, MNC Group tidak bisa lagi hanya mengandalkan pasar dalam negeri, melainkan harus berani merambah pasar global yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang pesat.

"Kita tahu bahwa ekonomi kita ini kan dalam posisi yang perlu dicermati. Tapi secara global, banyak ekonomi negara lain itu maju pesat," ujar Hary, seperti dikutip dari chapnews.id. Pernyataan ini menegaskan urgensi diversifikasi bisnis dan penetrasi ke pasar internasional.
Ia melanjutkan, salah satu sektor paling menjanjikan untuk ekspansi global adalah bisnis yang berbasis internet. Hal ini dikarenakan karakteristik internet yang tidak mengenal batasan geografis, memungkinkan jangkauan yang tak terbatas ke seluruh penjuru dunia. "Salah satu yang paling mungkin adalah mengembangkan kegiatan atau usaha yang terkait dengan internet. Karena internet itu tidak terbatas. Internet itu bisa travel global, di mana pun saja," jelas Hary Tanoe.
Berangkat dari visi tersebut, MNC Group akhirnya memutuskan untuk meluncurkan V+Short sebagai kendaraan utama dalam menembus industri micro-drama. Hary Tanoe optimistis bahwa segmen pasar micro-drama global masih sangat terbuka lebar dan menyimpan potensi pertumbuhan yang luar biasa besar di masa mendatang.

