Chapnews – Nasional – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara resmi mengumumkan daftar 76 nama Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026. Pengumuman yang disampaikan pada Senin (22/6) ini menandai babak baru bagi para pemuda-pemudi terbaik dari 38 provinsi di seluruh Indonesia yang akan mengemban tugas mulia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun chapnews.id, ke-76 calon Paskibraka ini akan segera memasuki fase pemusatan pelatihan intensif. Setelah melalui serangkaian persiapan ketat, mereka dijadwalkan untuk dikukuhkan secara resmi sebagai Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026, siap menjalankan amanah kenegaraan dalam upacara sakral peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, dalam konferensi persnya mengungkapkan bahwa ke-76 nama yang terpilih ini merupakan hasil saringan ketat dari total 119.441 pendaftar. Proses seleksi yang panjang dan berjenjang dimulai dari tingkat kabupaten/kota, kemudian berlanjut ke provinsi, sebelum akhirnya mencapai tahap pusat.
Yudian menjelaskan, "Melalui tahapan seleksi yang komprehensif, setiap provinsi telah mengirimkan tiga pasang calon Paskibraka, terdiri dari putra dan putri terbaik, untuk mengikuti verifikasi di tingkat pusat." Sebanyak 228 peserta, yang merupakan perwakilan dari seluruh 38 provinsi, kemudian menjalani proses verifikasi calon Paskibraka tingkat pusat yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 19 Juni 2026.
Ia menambahkan, "Verifikasi ini adalah tahapan krusial dan final untuk memastikan bahwa setiap calon Paskibraka yang terpilih benar-benar memenuhi seluruh persyaratan ketat dan memiliki kesiapan optimal untuk mengemban tugas negara yang sakral ini." Dengan nada bangga, Yudian juga menyampaikan ucapan selamat, "Kami mengucapkan selamat yang tulus kepada seluruh Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026 yang telah berhasil terpilih."
Adapun serangkaian verifikasi ketat di tingkat pusat meliputi berbagai aspek penting. Dimulai dari pemeriksaan kesehatan menyeluruh, penilaian kemampuan parade dan peraturan baris berbaris (PBB), hingga evaluasi kepribadian yang mencakup aspek psikologis, minat dan bakat, serta wawancara mendalam. Semua tahapan ini dirancang untuk memilih individu yang tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan berkarakter Pancasila.


