Chapnews – Nasional – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya, Papua Tengah, untuk segera bertindak cepat dan serius. Desakan ini menyusul laporan mengejutkan mengenai penemuan sejumlah jenazah warga di wilayah tersebut.
Ribka menekankan pentingnya koordinasi erat antara pemerintah daerah (Pemda) dan aparat keamanan. Tujuannya adalah untuk mengusut tuntas insiden tragis ini, sekaligus menjamin keamanan serta kelangsungan pelayanan sosial bagi masyarakat setempat. "Masyarakat menuntut penanganan segera. Oleh karena itu, kami di Kemendagri meminta Forkopimda di daerah untuk segera mengambil langkah serius," ujar Ribka di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (2/7), seperti dikutip dari chapnews.id.

Pernyataan Wamendagri ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap situasi keamanan di Intan Jaya. Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah penemuan jenazah Okto Tigau, seorang pemuda berusia 19 tahun dari Distrik Sugapa. Okto dilaporkan hilang sejak Senin (29/6) dan ditemukan tak bernyawa di belakang Pos Habema, Distrik Sugapa, pada Rabu (1/7).
Menanggapi kondisi ini, Ribka menegaskan bahwa penanganan harus dilakukan secara komprehensif. Selain mendukung penuh langkah-langkah keamanan dan proses investigasi, Pemda juga wajib memastikan bahwa pelayanan sosial kepada warga tidak terganggu. "Penanganan harus serius, baik dari sisi pelayanan sosial maupun aspek keamanan dan investigasi. Kami meminta kepolisian untuk melakukan penyelidikan menyeluruh," tambahnya.
Wamendagri juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berspekulasi atau menunjuk pihak tertentu sebagai pelaku sebelum hasil investigasi resmi diumumkan. Seluruh proses pengungkapan fakta diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum yang berwenang. "Kami tidak ingin menyalahkan siapa pun. Biarkan pihak keamanan yang memiliki kewenangan mengungkap kebenaran di balik kematian beberapa warga di Intan Jaya," jelas Ribka.
Terakhir, Ribka mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Ia meminta warga untuk mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah daerah dan aparat keamanan. "Kami menjamin bahwa pemerintah bersama aparat keamanan di Intan Jaya dan Provinsi Papua Tengah akan bekerja keras untuk memastikan keamanan serta menyediakan pelayanan sosial yang dibutuhkan warga," pungkasnya.


