Ads - After Header

Kematian Dokter Icha: Kemenkes ‘Tutup Buku’, Polisi Ambil Alih!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi menyerahkan seluruh hasil investigasi internalnya terkait dugaan intimidasi yang berujung pada meninggalnya dokter Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), kepada pihak kepolisian. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap proses penyelidikan pidana yang kini ditangani aparat hukum, sekaligus menahan diri untuk tidak mempublikasikan detail temuan secara terbuka kepada publik.

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (Dirjen SDMK) Kemenkes, Yuli Farianti, dalam konferensi pers daring yang digelar di Jakarta pada Jumat, menegaskan bahwa penyerahan ini bertujuan agar hasil investigasi Kemenkes dapat menjadi rujukan penting bagi kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini. "Kasus ini sudah masuk dalam ranah penyelidikan kepolisian. Oleh karena itu, Kemenkes akan menyerahkan hasil investigasi kami kepada pihak berwenang agar dapat menjadi referensi bagi kepolisian," ujar Yuli.

Kematian Dokter Icha: Kemenkes 'Tutup Buku', Polisi Ambil Alih!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Investigasi lintas sektor ini dibentuk langsung atas instruksi Menteri Kesehatan, melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Tim ini telah bekerja keras mengumpulkan data dan keterangan dari berbagai pihak terkait, mulai dari keluarga almarhumah, perawat pendamping, hingga rekan-rekan dokter yang merawat.

Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra, menjelaskan bahwa fokus investigasi tidak hanya pada dugaan kekerasan verbal oleh oknum warga yang menjadi pemicu awal insiden, tetapi juga meninjau ulang prosedur penanganan medis terhadap pasien gigitan ular. "Berkaitan dengan layanan pasien yang mengalami luka gigitan ular, kami telah mencermati dan mengevaluasi. Hasilnya, prosedur medis telah dilakukan sesuai standar, dan para dokter di sana juga telah berkonsultasi dengan pakar," terang Rudi, memastikan bahwa penanganan medis telah sesuai kaidah.

Kini, penanganan kasus dugaan intimidasi terhadap dr. Icha sepenuhnya berada di tangan Polda Nusa Tenggara Timur. Pihak kepolisian telah membentuk Tim Joint Investigation yang berkomitmen untuk mengusut perkara ini secara profesional, objektif, transparan, dan berbasis bukti. Publik menantikan hasil penyelidikan dari tim gabungan ini untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis sang dokter. (Sumber: chapnews.id/antara)

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer