Chapnews – Nasional – Sebuah insiden tabrak lari menggemparkan Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan, pada Senin (6/7). Sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq i menjadi sorotan utama setelah diduga terlibat kecelakaan yang menyebabkan tiang penerangan jalan umum (PJU) ambruk, sebelum pengemudinya melarikan diri. Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, insiden ini melibatkan mobil listrik Ioniq i dengan nomor polisi B 1633 SNQ. Kendaraan tersebut berserempetan dengan sebuah mobil lain yang identitasnya belum diketahui dan langsung meninggalkan lokasi kejadian. Akibatnya, tiang PJU di lokasi turut menjadi korban, roboh setelah ditabrak.

"Kecelakaan melibatkan mobil listrik Ioniq i NRKB B 1633 SNQ dengan kendaraan mobil belum diketahui yang meninggalkan tempat kejadian serta tiang PJU," ujar Joko, sebagaimana dikutip chapnews.id.
Peristiwa nahas itu terjadi di tanjakan JLNT Antasari, Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.30 WIB.
Dari hasil penyelidikan sementara, Joko menjelaskan kronologi kejadian. Diduga kuat, saat melaju di tanjakan JLNT Antasari, mobil listrik Ioniq i bersenggolan dengan kendaraan lain. Mobil misterius tersebut diduga berpindah jalur dari lajur lambat menuju JLNT, memicu insiden.
Setelah senggolan, pengemudi Ioniq i kehilangan kendali, membuat mobil oleng ke kanan dan menabrak tiang PJU hingga ambruk. Ironisnya, kendaraan yang terlibat senggolan dengan Ioniq justru melarikan diri tanpa bertanggung jawab.
Saat ini, Unit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan telah mengambil alih penanganan kasus ini. Petugas masih terus berupaya mengidentifikasi pengemudi mobil Ioniq yang kabur serta mencari keberadaan kendaraan lain yang terlibat dalam insiden tersebut untuk dimintai keterangan. Kerugian tidak hanya pada kendaraan, namun juga fasilitas umum berupa tiang PJU yang kini rusak parah.

