Ads - After Header

Eks Gubernur Lemhanas di Tengah Demo: "Saya Cuma Makan!"

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Mantan Gubernur Lemhanas sekaligus kader senior PDIP, Andi Widjajanto, akhirnya buka suara menanggapi tudingan keterlibatannya dalam aksi demonstrasi di sekitar Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat, 12 Juni lalu. Dengan tegas, Andi membantah tudingan tersebut, menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi murni karena kebetulan.

"Ya, saya tidak terlibat demo," ujar Andi saat ditemui usai mengisi acara bedah buku di Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, DIY, Senin (6/7) sore. Ia mengisahkan, saat itu dirinya tengah menikmati santap siang ketika dikejutkan oleh deru klakson dan keramaian massa aksi yang tak disangka-sangka berhasil mencapai Bundaran HI. "Saya hanya mengunjungi adik-adik mahasiswa karena saya sedang makan siang dan kedengaran klaksonnya, lalu kaget mereka bisa tembus ke Bundaran HI, normalnya tidak tembus," klaim Andi.

Eks Gubernur Lemhanas di Tengah Demo: "Saya Cuma Makan!"
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Andi Widjajanto menekankan bahwa tidak ada interaksi apa pun yang ia lakukan dengan para demonstran, baik sebelum maupun sesudah kejadian. Keberadaannya di sana, menurutnya, semata-mata sebagai "orang yang heran kenapa demonya tembus ke Bundaran HI," dan sama sekali tidak merepresentasikan sikap atau keterlibatan partainya. "Nggak, nggak, nggak ada interaksi saya dengan mereka. Sama sekali nggak ada," pungkasnya.

Kehadiran Andi di lokasi demo memang sempat memicu polemik dan sorotan tajam dari sejumlah partai koalisi pemerintah. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Golkar, misalnya, menyampaikan kritik tersirat. Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mendesak PDIP untuk menunjukkan sikap yang lebih tegas dan tidak abu-abu terkait posisinya di pemerintahan. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengaku menghormati posisi PDIP sebagai partai penyeimbang, namun secara tersirat mempertanyakan kejelasan makna dari posisi tersebut.

Menyikapi isu ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP secara resmi membantah keterlibatan atau pengorganisasian pihak mana pun dalam aksi unjuk rasa di berbagai daerah, termasuk yang dilakukan mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di Bundaran HI. Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan bahwa sikap ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Terakhir, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, juga turut merespons singkat kritik yang mengarah pada sikap politik partainya. Usai memimpin Sidang Paripurna DPR, Puan membantah anggapan bahwa PDIP bersikap abu-abu. "Enggak kok, kita jelas," tegasnya singkat di kompleks parlemen pada Kamis (2/7), tanpa merinci lebih lanjut maksud dari sikap jelas yang ia maksud. Polemik ini terus menjadi perbincangan hangat di kancah politik nasional.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer