Ads - After Header

ASN BPN Nias Tewas Tragis: Diperas, Dihasut Lompat!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Polrestabes Medan berhasil menguak tabir di balik kematian tragis Apriaman Lase (27), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Apriaman ditemukan tewas setelah melompat dari lantai 12 Apartemen Skyview di Kota Medan pada Jumat (10/7) lalu. Dua wanita, JS (29) dan FR (31), kini telah ditetapkan sebagai tersangka utama dalam kasus ini, diduga kuat telah memeras dan menghasut korban hingga nekat mengakhiri hidupnya.

Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, pada Rabu (15/7). "Dalam perkara ini kami telah menetapkan dua orang tersangka, yaitu JS (29) dan FR (31)," ujar AKBP Adrian, seraya menambahkan bahwa keduanya berhasil diringkus dari lokasi yang berbeda. Ia merinci peran masing-masing tersangka: JS diduga melakukan persetubuhan dengan korban sekaligus memberikan hasutan agar korban melompat, sementara FR berperan aktif dalam aksi pemerasan, membentak, dan juga mendorong korban untuk mengakhiri hidupnya.

ASN BPN Nias Tewas Tragis: Diperas, Dihasut Lompat!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

AKBP Adrian menjelaskan, hasil penyidikan mengindikasikan bahwa korban mengalami tekanan psikologis yang sangat berat akibat rentetan aksi pemerasan dan dorongan untuk bunuh diri yang dilakukan oleh kedua tersangka.

Insiden tragis ini bermula pada Jumat, 10 Juli 2026, sekitar pukul 03.30 WIB. Korban, Apriaman Lase, awalnya menjalin komunikasi dengan tersangka FR melalui aplikasi kencan daring, Me Chat. Setelah percakapan singkat, FR menyetujui untuk mendatangi penginapan korban di Apartemen Sky View. Tak lama berselang, sekitar pukul 04.20 WIB, FR tiba di apartemen korban tidak sendirian, melainkan membawa serta temannya, JS.

Setibanya di sana, Apriaman kemudian mengajak kedua wanita tersebut naik ke kamarnya di lantai 12, nomor 26. Di dalam kamar, korban rupanya lebih memilih JS untuk melakukan hubungan intim. Melihat situasi tersebut, FR lantas menuntut "uang cancel" sebesar Rp400.000, yang kemudian ditransfer oleh korban. Tak berhenti di situ, JS kemudian menetapkan tarif Rp850.000 untuk hubungan badan dengannya. Korban, yang merasa terdesak, kembali mentransfer sejumlah uang ke rekening yang diberikan oleh FR.

Setelah transaksi awal, FR keluar dari kamar dan menunggu di depan pintu. JS pun melayani korban. Namun, setelah sekitar 10 menit, korban merasa tidak puas dan meminta "servis tambahan." Usai layanan kedua, JS memanggil FR kembali masuk ke kamar.

Di sinilah puncak pemerasan terjadi. Kedua tersangka secara bersamaan menuntut uang tambahan sebesar Rp4.500.000. Korban menolak, namun JS dan FR terus mendesak, bahkan memaksa untuk melihat saldo di ponsel korban dengan mengatakan, "Sini bang lihat saldomu di handphonemu." Saat FR mendekat, korban berusaha menghindar sambil berulang kali menyatakan tidak memiliki uang. Namun, desakan FR semakin menjadi-jadi, "Buktikan aja dari saldomu sini kami lihat handphonemu," ujarnya sambil terus mendekati Apriaman.

Merasa benar-benar terpojok dan tak berdaya, korban berjalan menuju balkon. Dalam keputusasaan, ia sempat berujar, "Kalau terus minta uang tambahan nanti aku loncat ini," sambil membuka pintu balkon. Bukannya menghentikan, FR justru menantang, "Ya udah loncat kalau berani." Tanpa pikir panjang, Apriaman Lase pun melompat dari ketinggian lantai 12. Kedua tersangka menyaksikan detik-detik mengerikan tersebut, lalu dengan santai meninggalkan kamar dan apartemen.

Atas perbuatannya yang keji, kedua tersangka kini dijerat dengan Pasal 462 subsider Pasal 484 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). "Kedua tersangka sudah ditahan," tegas AKBP Adrian, seraya menambahkan bahwa mereka terancam hukuman pidana penjara hingga 4 tahun. Proses hukum lebih lanjut akan segera bergulir untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer