Ads - After Header

Misteri Kematian Sutrimo Gegerkan Klinik Kecantikan!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Jakarta – Sebuah insiden tragis menyelimuti kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menyusul kematian misterius seorang pria bernama Sutrimo. Ia ditemukan tak sadarkan diri di halaman sebuah klinik kecantikan dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini dengan serius.

Kombes Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa Sutrimo ditemukan tergeletak di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru. Setelah itu, ia segera dilarikan ke RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans. "Pihak rumah sakit menyatakan bahwa Sutrimo tiba dalam kondisi sudah tidak bernyawa," ujar Kombes Budi dalam keterangan tertulisnya akhir pekan lalu. Informasi yang beredar luas menyebutkan korban ditemukan dengan mulut berbusa, menambah teka-teki di balik kematiannya yang mendadak.

Misteri Kematian Sutrimo Gegerkan Klinik Kecantikan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Identitas korban juga menjadi sorotan publik. Sutrimo disebut-sebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. chapnews.id telah mencoba menghubungi Febri Diansyah, kuasa hukum Febrie Adriansyah, untuk mengonfirmasi informasi ini, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan respons. Kombes Budi sendiri menyatakan bahwa pihak kepolisian masih mendalami latar belakang dan identitas pasti korban.

Penyelidikan kasus ini ditangani secara kolaboratif oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan. Penyelidik saat ini fokus mengumpulkan berbagai keterangan, termasuk dari pihak keluarga korban, pengemudi ambulans yang membawa Sutrimo, petugas rumah sakit, serta individu lain yang mungkin memiliki informasi terkait peristiwa tragis tersebut.

"Rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal penemuan almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang kami dalami secara menyeluruh," jelas Kombes Budi. Ia menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara profesional, cermat, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku untuk mengungkap fakta secara utuh dan transparan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Sutrimo belum dapat dipastikan. "Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," imbuhnya. Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, demi menjaga objektivitas penyelidikan.

Perkembangan lebih lanjut dari hasil penyelidikan akan disampaikan secara transparan dan proporsional kepada publik setelah semua fakta yang dapat dipertanggungjawabkan berhasil dikumpulkan oleh tim penyidik.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer