Ads - After Header

Mencekam! Petani Cikupa Nyaris Diserang Buaya Raksasa 4 Meter!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Tangerang, chapnews.id – Suasana tenang di Kampung Sukamanah, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, mendadak berubah mencekam. Seorang petani setempat nyaris menjadi korban serangan buaya muara betina berukuran raksasa saat hendak membuka lahan perkebunan. Insiden menegangkan ini segera menggegerkan warga sekitar pada Selasa (4/8).

Menurut Ahmad Tile Suhaemi, salah seorang warga setempat yang dikonfirmasi chapnews.id, insiden bermula ketika petani tersebut hendak membersihkan lahan. Tanpa disangka, ia dikejar oleh buaya betina yang diduga sedang mengerami telurnya di sekitar lokasi. "Petani itu dikejar-kejar buaya yang lagi mengerami telurnya," kata Tile, menjelaskan situasi yang membuat buaya menjadi agresif dan membahayakan.

Mencekam! Petani Cikupa Nyaris Diserang Buaya Raksasa 4 Meter!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Setelah berhasil menyelamatkan diri dari kejaran satwa liar tersebut, petani yang terkejut segera melaporkan kejadian nahas itu kepada warga lainnya. Tanpa menunggu lama, sejumlah warga bergegas mendatangi lokasi di bantaran Sungai Cimanceuri untuk melakukan upaya penangkapan. Dengan sigap dan hati-hati, buaya berukuran besar itu akhirnya berhasil diamankan.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan dan memastikan keselamatan, mulut buaya segera diikat menggunakan tali yang kuat. Matanya juga ditutup kain agar satwa liar tersebut lebih tenang dan tidak menunjukkan perilaku agresif selama proses evakuasi.

Menurut perkiraan Tile, buaya muara tersebut memiliki bobot mencapai 80 kilogram dengan panjang sekitar empat meter. Ukuran yang masif ini menambah kekhawatiran warga. "Setelah kami amati, sepertinya buaya ini berasal dari penangkaran yang lepas," tambahnya, mengindikasikan kemungkinan asal-usul satwa tersebut yang bukan dari habitat alaminya.

Saat ini, penemuan buaya raksasa ini telah dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang. Rencananya, buaya tersebut akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan dan konservasi lebih lanjut, memastikan satwa tersebut berada di tempat yang aman dan tidak membahayakan warga.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer